Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 22 Des 2021 17:10 WIB

TRAVEL NEWS

Wagub Bali: Kami Optimis Pariwisata Bangkit di 2022, Tapi....

Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace)
Wakil Gubernur Bali, Cok Ace (Sui Suadnyana/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati optimis pariwisata Bali akan bangkit di tahun 2022. Tapi, optimisme itu terganjal beberapa kendala

Ketika ditanya tentang optimisme pariwisata Bali menghadapi tahun 2022, Wakil Gubernur Bali, Cok Ace begitu dia akrab disapa, menyatakan sangat optimis. Rasa optimis itu sendiri didukung oleh beberapa aspek. Salah satunya adalah soal kesiapan Bali.

"Kami sangat optimis, baik selaku pelaku usaha, ataupun pemerintah dan masyarakat, bahwa pariwisata akan bangkit. Optimisme ini tentu didukung oleh beberapa aspek, yang pertama adalah kesiapan Bali," jelas Cok Ace dalam acara Live Dialog Optimisme Kebangkitan Pariwisata Indonesia 2022, Rabu (22/12/2021).

Cok Ace menjelaskan, Bali saat ini sudah sangat siap akan protokol kesehatan. Penerapan prokes di Bali termasuk yang terbaik di Indonesia. 95% masyarakat taat prokes di Bali. Angka COVID-19 di Bali sekarang juga sudah sangat landai.

"Relatif setiap hari yang meninggal hanya ada 1 orang gara-gara Covid. Bahkan kemarin 0. Yang sakit hanya 5 orang, yang sembuh 13. Jadi ini angka-angka yang sangat bagus sekali," imbuh Cok Ace.

Selain itu, keinginan pasar juga masih sangat besar, baik itu pasar domestik maupun mancanegara. Sebuah polling yang digelar di Eropa, menyebutkan 57% traveler Eropa masih punya keinginan besar ke Bali.

Namun optimisme Cok Ace akan bangkitnya pariwisata Bali itu terganjal beberapa kendala, salah satunya adalah tentang persyaratan wisatawan yang mau ke Bali dan lamanya waktu karantina.

"Pada waktu kita bilang 5 hari karantina, sementara kompetitor kita 7 hari, agen-agen bilang wah hebat Bali bisa 5 hari karantina. Manakala kompetitor kita 0 karantina, kita kelabakan di sini. Habis kita. Market kita langsung beralih," ungkap Cok Ace.

Kendala berikutnya adalah soal penerbangan langsung ke Bali yang dibatasi. Kendala ketiga yang juga penting adalah masalah visa. Persyaratan visa yang lebih ribet dan harus pakai sponsor kerap dikeluhkan wisatawan mancanegara.

"Saya kira ini kendala-kendala yang mengganggu optimisme kita," tutup Cok Ace.



Simak Video "Sudah Dilonggarkan, Pariwisata Bali Barat Masih Belum Ramai"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA