Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 28 Des 2021 19:19 WIB

TRAVEL NEWS

Sandiaga Dukung Pengembangan UMKM di Tempat Lahirnya Pancasila

Sandiaga di Desa Wisata Detusoko, Ende, NTT.
Foto: (dok Kemenparekraf)
Ende -

Ende di NTT dikenal sebagai tempat lahirnya Pancasila. Tak cukup sampai situ, Menparekraf Sandiaga juga mendukung pengembangan UMKM di desa wisata setempat.

Salah satu kebangkitan ekonomi adalah dengan banyaknya lapangan pekerjaan, baik secara konvensional maupun ekonomi kreatif. Seperti yang ada di Desa wisata Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Di desa tersebut ada produk keatif yang bisa dikembangkan hingga menciptakan lapangan pekerjaan, yaitu produk lampu hias. Dikutip detikTravel dari siaran persnya, Selasa (28/12/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan, dirinya juga kagum dengan adanya produksi kreatif yang ada di Desa Detusoko.

Apalagi dia juga diberi satu lampu custom, yaitu lampu dengan wajahnya. Sang pembuat mengatakan, kalau lampu hias tersebut sengaja dibuat untuk sosok yang akrab disapa mas Menteri itu. Menurutnya, lampu ini khusus untuk penyelenggaraan ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia).

"Hasilnya cukup baik, dan ini juga tidak kalah dengan hasil pabrikan," kata Sandi.

Dia mengungkapkan, adanya UMKM seperti ini memang harusnya didukung dan juga dikembangkan. Selain bisa meningkatkan ekonomi, karya lampu ini juga bisa membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya.

Sandiaga menuturkan, dirinya juga mendapatkan curharan dari sang pembuat lampu perihal tantangan yang selama ini dialami. Antara lain adalah keterbatasan alat-alat pertukangan yang tidak bisa ditemukan di Ende.

Sandiaga di Desa Wisata Detusoko, Ende, NTT.Sandiaga di Desa Wisata Detusoko, Ende, NTT (dok Kemenparekraf)

Selain membeli lampu customized, mas Menteri juga berjanji akan membantu mencarikan alat-alat yang dibutuhkan di Jakarta. "Saya carikan nanti alatnya di Jakarta," sambungnya.

Bahkan untuk membantu Pak Riyan selaku pembuat lampu hias, Sandiaga memang sudah mempersiapkan perkakas yang akan dihadiahkan. Yakni alat yang sudah dibeli dari Jakarta.

Mas Menteri berharap, dengan adanya alat-alat ini akan semakin menambah semangat warga desa khususnya untuk berkarya. "Inget, ini untuk membuat pekerjaan lebih mudah dan juga kita harapkan bisa membuka lapangan pekerjaan lebih banyak," tukasnya.

Sandiaga menegaskan, bantuan yang diberikan yaitu alat-alat pertukangan seperti gergaji, heat gun dan lainnya yang langsung diberikan kepada pengrajin lampu seperti pak Riyan.

Menurutnya, desa wisata tidak hanya diharapkan menampilkan destinasi wisata terbaik namun juga menampilkan ekonomi kreatif sehingga menjadi desa kreatif. "Jadi harapannya dengan bantuan ini bisa membuat ekonomi bangkit dan tercipta lapangan kerja," tukasnya.

Selain memberikan bantuan perkakas kepada pak Riyan, mas Menteri juga memberikan peralatan musik kepada sanggar Daodole yang sangat membutuhkan. Sehingga dengan adanya peralatan musik, maka bisa menghadirkan destinasi wisata yang lebih menarik bagi wisatawan.

Untuk informasi, Detusoko adalah salah satu desa di bawah penyangga Danau Kelimutu yang juga disebut Kampung Adat Sao Ria Nuarini. Detusoko Ecotourism merupakan desa wisata yang menyuguhkan wisata alam dan budaya.

Desa Detusoko memiliki topografi yang berbukit. Lembah yang subur dan dibaluti oleh keindahan alam nan hijau ini terletak hanya 33 km dari Kota Ende, dan memerlukan waktu tempuh 45 menit dari Bandara Ende. Lokasinya berada tepat di jalur jalan utama Trans Flores.



Simak Video "Menparekraf Sandiaga Cicipi Aneka Kuliner Khas Makassar"
[Gambas:Video 20detik]
(rdy/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA