Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 01 Jan 2022 17:51 WIB

TRAVEL NEWS

Cuan Lagi! Jumlah Pengunjung Candi Borobudur Nataru Ini Meningkat

Eko Susanto
detikTravel
General Manager Taman Wisata Candi Borobudur Aryono Hendro Malyanto.
Jumlah pengunjung dii Candi Borobudur meningkat ketimbang 2020. (Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Pengunjung Candi Borobudur pada masa libur Nataru terhitung mulai 22 Desember sampai 31 Desember 2021 mengalami peningkatan. Itu jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020.

Berdasarkan data yang ada, pengunjung masa ramai Nataru mulai 22 Desember sampai 31 Desember 2021 sebanyak 48.017 pengunjung. Dari 48.017 pengunjung terdiri 47.983 wisatawan nusantara (wisnus) dan 34 wisman.

Kemudian, pada periode yang sama tahun 2020 ada 31.507 pengunjung terdiri 31.481 wisnus dan 26 wisman. Sedangkan sebelum pandemi pada tahun 2019 periode yang sama sejak 22 Desember sampai 31 Desember 2019 ada 376.500 pengunjung terdiri 370.296 wisnus dan 6.204 wisman.

Adapun sebelum pandemi total kunjungan wisatawan di Candi Borobudur pada tahun 2019 mencapai 3,8 juta. Kemudian, di tahun 2020 ada 990.000-an dan tahun 2021 ada sebanyak 420.000

"Untuk kunjungan tahunan, tahun 2019 kita di angka 3,8 hampir 3,9 juta. Di tahun 2020 angka kita hanya 990.000-an. Untuk 2021 ini kita 420.000, ada peningkatan di Nataru, secara global dari 900.000-an jadi 400.000-an," kata General Manager Taman Wisata Candi Borobudur, Aryono Hendro Malyanto, saat ditemui di Candi Borobudur, Sabtu (1/1/2022).

General Manager Taman Wisata Candi Borobudur Aryono Hendro Malyanto.General Manager Taman Wisata Candi Borobudur Aryono Hendro Malyanto. Foto: (Eko Susanto/detikcom)

"Kemungkinan Nataru ini naik, level di Kabupaten Magelang menjadi level 2. Ini memberi peluang kunjungan naik dan akses untuk anak-anak bisa masuk. Padahal tahun 2020, itu tidak boleh karena PPKM darurat, itu yang menekan kunjungan Nataru di tahun lalu. Untuk tahun ini (2021), kita lebih agak longgar karena kita sudah naik level 2," tuturnya.

Kemudian, untuk tahun 2022 ini, pihaknya tidak menargetkan jumlah kunjungan wisatawan di Candi Borobudur. Yang terpenting, pada tahun 2022 yakni penerapan protokol kesehatan bagi wisatawan di kawasan candi.

"Intinya di 2022, kita tidak ada target lagi (pengunjung). Maksudnya target kami tetap pada protokol kesehatan dulu. Target pengunjung menjadi hal nomor ke berapa," ujarnya.

Adapun target berikutnya, kata Aryono, Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (TWC) mendukung kegiatan G-20, mengingat negara Indonesia menjadi Presiden G-20. Salah satu event di Jawa Tengah ada di Prambanan, kawasan Borobudur dan satu destinasi di TMII.



Simak Video "Wisata Sambil Belajar Proses Budidaya Jamur Borobudur"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA