Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 03 Jan 2022 17:45 WIB

TRAVEL NEWS

Baliho Wisata Aman Solo Terpampang di Yogya, Netizen Kaitkan dengan Klitih

Amir Baihaqi
detikTravel
Viral baliho iklan wisata aman Kota Solo dipasang di Yogyakarta dikaitkan dengan maraknya klithih.
Foto: Tangkapan layar akun Twitter Gibran
Yogyakarta -

Baliho wisata aman Kota Solo terpampang di Yogyakarta. Hal ini pun menjadi viral lantaran netizen menghubungkannya dengan darurat klitih yang marak di Yogyakarta.

Foto baliho tersebut diunggah oleh akun Twitter @sinemasisifus pada 31 Desember 2021 lalu. Tertulis pula keterangan 'Jogja: darurat klitih, jogja tidak aman. Solo: pasang baliho di Jogja.'

Gibran pun sempat mengomentari cuitan tersebut. "Pro gamer move," demikian tulis Gibran dalam cuitannya.

Ditemui di Balai Kota Solo, Gibran mengatakan baliho bukan dipasang karena adanya klitih di Yogyakarta. Namun dia memastikan Kota Solo memang aman.

"Memang aman kok. Bukan karena ada klithih terus aku masang," kata Gibran di Balai Kota Solo, Senin (3/1/2022).

Menurutnya, pemasangan baliho tersebut berkaitan dengan kelanjutan kerja sama Solo dengan Yogyakarta, terutama dalam hal wisata. Salah satu yang dipromosikan ialah Kota Solo yang aman, terutama terkait COVID-19.

"Kita nggak akan berhenti mempromosikan Solo sebagai destinasi yang aman. Ya kita promosi ke luar kota, sosmed," ujarnya.

Dengan Kota Yogyakarta, Pemkot Solo bakal bersama-sama memperkuat pariwisata. Dalam waktu dekat akan ada event yang digelar bersama.

"Follow up-nya akan ada event yang diselenggarakan bersama. Kemarin saya juga usulkan branding di stasiun, karena KRL kita ramai. Kita bicarakan dengan Wali Kota Yogya. Solo-Yogya great sale juga ada," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Solo, Aryo Widyandoko, menegaskan baliho tersebut sebetulnya berkaitan dengan kondisi COVID-19 yang sudah reda. Diharapkan promosi tersebut dapat meningkatkan pariwisata di akhir tahun.

"Tagline yang paling gampang untuk orang berlibur itu kan aman, baik COVID maupun aman dari yang lainnya," kata Aryo di Balai Kota Solo.

Menurutnya, baliho dipasang sejak Oktober 2021 dan hanya dua pekan. Namun hingga kini baliho masih terpasang diduga karena belum ada pemasang iklan baru.



Simak Video "Scanning QR Code PeduliLindungi di Yogyakarta Mulai Kendor"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/elk)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA