Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 05 Jan 2022 18:07 WIB

TRAVEL NEWS

Arab Saudi Latih Masinis Wanita, Lulus Dapat Gaji Puluhan Juta

Syanti Mustika
detikTravel
Kereta Cepat Haramain Rail Line yang menyambungkan Mekah-Madinah resmi beroperasi. Seperti apa bentuknya? Yuk! lihat.
Stasiun kereta di Arab Saudi Foto: Reuters
Riyadh -

Perusahaan kereta Arab Saudi sedang melatih para perempuan untuk menjadi masinis. Mereka nanti akan diterjunkan langsung untuk mengangkut penumpang.

Wanita yang ikut pelatihan harus melewati serangkaian tes, termasuk kemampuan berbahasa Inggris. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Politeknik Kereta Api Arab Saudi (SRP) dalam Arab News yang dilansir detikcom, Rabu (5/1/2022).

"Sistem operasi transportasi di seluruh dunia bergantung pada pengetahuan bahasa yang baik, sehingga mengikuti program ini membutuhkan skor IELTS minimal 3,5," kata Alsogair.

Selain kemampuan bahasa, peserta juga minimal lulus SMA dengan peringkat 70 persen ke atas. Teruntuk usia peserta, diantara 22-30 tahun.

Untuk gelombang pertama, SRP melatih 50 orang perempuan dan jumlah ini akan terus bertambah setiap tahunnya nanti. Para peserta yang terpilih mendapatkan sejumlah manfaat, diantaranya asuransi kesehatan, pendaftaran di Organisasi Umum untuk Asuransi Sosial, dan bonus bulanan Rp 15 juta selama periode pelatihan.



Pelatihan akan dimulai pada 15 Januari di Jeddah dengan masa pelatihan satu tahun. Para peserta nantinya akan menerima semua yang perlu diketahui soal sistem transportasi, termasuk langkah-langkah keselamatan, ekonomi kereta api, komunikasi, sistem rem mekanis, dan mesin.

Peserta akan berlatih di simulator kereta api sebagai bagian dari kursus pelatihan praktis mereka.

"Juga akan ada perjalanan pelatihan, di mana peserta pelatihan akan memiliki kesempatan untuk mengemudikan kereta api yang sebenarnya," kata Alsogair.

Setelah lulus program ini, mereka akan ditempatkan di Saudi Arabia Railways dengan gaji bulanan SR8.000 atau sekitar Rp 30 juta.

Alsogair mengatakan bahwa perkeretaapian Saudi memasang target untuk mengangkut 1,5 miliar penumpang Muslim dengan kapasitas operasional penuh di masa depan.

"Akan ada permintaan yang tinggi untuk pengemudi kereta api dari kedua jenis kelamin, yang dengan demikian akan membawa lebih banyak lowongan ke lapangan untuk diisi oleh putri dan putra tanah air kita tercinta," ujarnya.



Simak Video "Arab Saudi Kini Bebas Karantina dan Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA