Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 13 Jan 2022 16:16 WIB

TRAVEL NEWS

Thailand Akan Tarik Biaya Tambahan dari Turis Asing

Femi Diah
detikTravel
Mulai 1 Juli, Phuket membuka diri bagi turis asing yang sudah menerima kedua vaksin COVID-19 dan berasal dari negara yang berkategori berisiko rendah hingga menengah.
Foto: Getty Images/Sirachai Arunrugstichai
Bangkok -

Thailand berencana memungut biaya tambahan sebesar 300 baht (sekitar Rp 129 ribu) dari turis asing mulai April 2022. Dana itu digunakan untuk kepentingan wisatawan.

Sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Asia, Thailand sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Jumlah wisatawan merosot tajam pada 2021, dengan cuma sekitar 200 ribu kedatangan turis asing. Jumlah itu jomplang dibandingkan pada 2019 yang hampir 40 juta orang.

Pemerintah Thailand tengah berupaya untuk kembali mendongkrak pendapatan lewat wisata. Selain itu, Thailand juga membuat sejumlah kebaruan saat pandemi ini. Selain menerapkan sistem Sand Box, Thailand akan memungut tarif tambahan kepada turis.

"Sebagian dari biaya akan digunakan untuk mengurus turis," kata Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand Yuthasak Supasorn kepada Reuters.

"Kami pernah mengalami saat-saat perusahaan asuransi tidak memiliki kecukupan untuk turis, yang kemudian menjadi beban kami untuk merawat mereka," dia menambahkan.

Biaya tersebut menambah daftar persyaratan bagi turis asing yang ingin masuk ke Thailand, yang meliputi pembayaran di muka untuk tes Covid-19, akomodasi hotel atau karantina, dan memiliki asuransi dengan cakupan perawatan Covid-19 dengan nilai pertanggungan minimal USD 50 ribu (Rp 714 juta).

Sebelumnya, pada November 2021, Thailand sempat melonggarkan karantina dan menggantinya dengan skema "Test & Go" untuk pengunjung yang sudah vaksin. Tetapi, Negeri Gajah Putih itu terpaksa menangguhkannya akhir bulan lalu karena kekhawatiran tentang penyebaran varian Omicron.

Juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana menyebut tarif tambahan itu dimasukkan ke dalam harga tiket pesawat dan merupakan bagian dari rencana pariwisata berkelanjutan pemerintah. Perhitungan itu dibuat dengan harapan Thailand bisa kedatangan sebanyak 5 dan 15 juta turis asing tahun ini.

Turis asing diharapkan menghasilkan 800 miliar baht Thailand (Rp 344 triliun). Kelompok bisnis Thailand memperkirakan kedatangan turis asing untuk tahun ini minimal menjadi 5 hingga 6 juta kedatangan.



Simak Video "Thailand Siap Sambut Wisatawan Asing dan Tak Perlu Karantina"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT