Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 19 Jan 2022 14:34 WIB

TRAVEL NEWS

Siap-siap! LRT Jabodebek Wara-wiri Mulai Agustus 2022, Tarif Rp 15 Ribu

Syanti Mustika
detikTravel
LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi pada Agustus 2022 mendatang. Nantinya LRT Jabodebek akan beroperasi otomatis tanpa masinis. Penasaran?
Ilustrasi LRT. Foto: Dok. KAI
Jakarta -

Traveler yang tidak sabar menaiki LRT harus tahu nih, kereta cepat ini akan resmi beroperasi bulan Agustus nanti.

Hal ini diungkapkan dalam diskusi publik Persiapan Operasional LRT Jabodebek, Rabu (19/1/2022) via Youtube.

"Operasional dari LRT Jabodebek ditargetkan dapat dimulai pada Agustus 2022, yang kemudian beroperasi secara penuh menggunakan Grade of Automation (GoA) level 3 pada akhir tahun 2022," kata Direktur Utama PT KAI (Persero) Didiek Hartantyo.

Untuk perkembangan saat ini, persiapan pembangunan LRT sudah mencapai 87 %. Pada bulan Januari-Mei akan dilakukan test commissioning. Kemudian pada Juli - Agustus nanti akan dilakukan trial run.

LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi pada Agustus 2022 mendatang. Nantinya LRT Jabodebek akan beroperasi otomatis tanpa masinis. Penasaran?LRT Jabodebek Foto: Dok. KAI

LRT nantinya akan memiliki 17 stasiun dan 1 stasiun akan terkoneksi dengan kereta cepat Jakarta-Bandung. Untuk panjang lintasannya, dapat mencapai 44 kilometer dengan 31 train set.

Dalam diskusi itu, Didiek mengatakan LRT Jabodebek akan dioperasikan menggunakan sistem Communication-Based Train Control (CBTC) dengan GoA level 3. Artinya, pengoperasian kereta ini berbasis komunikasi sehingga sistem dapat mengoperasikan kereta dan memproyeksikan jadwal secara otomatis, serta dikendalikan juga secara otomatis dari pusat kendali operasi.

Didiek berharap adanya LRT bisa menjadi solusi bagi warga Jabodebek dalam menghadapi kemacetan dan menjadi transportasi massal yang modern.

"Diharapkan mampu mengurai kemacetan, emisi, penggunaan BBM dan penghematan waktu perjalanan. Selain itu juga mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya. .

Terkait tarif, terdapat kenaikan yang semula Rp 12 ribu menjadi Rp 15 ribu. Kenaikan ini terjadi karena adanya pembengkakan biaya proyek LRT.

Sebelumnya, pada tahun 2019, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pernah mengatakan tarif LRT Jabodebek Rp 12 ribu. Tarif itu menurutnya sudah disubsidi, artinya tarif sesungguhnya lebih mahal dari Rp 12 ribu.

"Perkiraannya (tarif LRT Jabodebek) Rp 12 ribu. Itu sudah subsidi ya, untuk Cibubur sampai Dukuh Atas," ungkap Budi Karya, di Stasiun LRT Harjamukti, Cibubur, Minggu (13/10/2019).

Nah, bagaimana menurut traveler?



Simak Video "Mengenal Sistem CBTC dan GoA Level 3 pada LRT Jabodebek"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA