Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 24 Jan 2022 11:40 WIB

TRAVEL NEWS

Maaf, Tangerang Tutup Sementara Semua Taman

bonauli
detikTravel
Revitalisasi alun-alun Kota Tangerang masih berlangsung. Alun-alun yang juga populer dengan nama lapangan Ahmad Yani itu mulai terlihat wujud indahnya.
Alun-alun Kota Tangerang (Tripa Ramadhan)
Tangerang -

Pemandangan hijau di taman kota kerap jadi tempat pelarian untuk menghilangkan penat. Sementara ini, semua taman ditutup karena Omicron.

Mulai 21 Januari 2022, Pemerintah Kota Tangerang di Provinsi Banten menutup seluruh taman dan ruang terbuka hijau di wilayahnya. Tujuannya upaya menekan risiko penularan Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan Kota Tangerang Ubaidillah Ansar mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Tangerang, sebanyak 27 taman tematik dan seluruh ruang terbuka hijau di Kota Tangerang harus ditutup.

"Dengan berat hati hal ini harus kita lakukan demi kebaikan dan kesehatan masyarakat Kota Tangerang," kata Ubaidillah seperti dikutip dari Antara, Senin (24/1).

"Ini ditujukan untuk menekan laju kenaikan kasus Covid-19 yang kian hari kian melonjak," imbuhnya.

Ia mengatakan, taman dan ruang terbuka hijau ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pemerintah kota, katanya, akan mempertimbangkan pembukaan kembali fasilitas publik tersebut setelah penularan Covid-19 mereda.

Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Pertamanan serta Satuan Polisi Pamong Praja akan menempatkan petugas dari Satuan Tugas Taman atau Brigade 1016 guna memastikan warga tidak melakukan aktivitas di taman dan ruang terbuka hijau.

"Ayo sama-sama kita pahami, sama-sama kita patuhi demi kebaikan dan kesehatan bersama. Kalau bisa saat ini untuk tidak berpergian dulu, dan selalu jaga prokes dalam segala aktivitas," kata Ubaidillah.

Selain menutup taman dan ruang terbuka hijau, menurut Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, pemerintah kota meminta sebagian pegawai bekerja dari rumah dan menurunkan persentase peserta pembelajaran tatap muka di sekolah menjadi 50 persen dari kapasitas ruang.

Wali Kota meminta organisasi perangkat daerah mulai Senin mengatur agar 50 persen pegawai bekerja dari rumah dan 50 persen lainnya bekerja di kantor.



Simak Video "Penangkapan Gangster di Tangerang, Ditemukan Barang Bukti Sajam!"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA