Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 04 Feb 2022 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Mantan Karyawan Hotel: Pikir Lagi Kalau Mau Ambil Jatah Sarapan!

Tim detikcom
detikTravel
Ilustrasi Sarapan di Hotel
Foto: Ilustrasi sarapan di hotel (iStock)
Jakarta -

Sarapan menjadi salah satu pertimbangan traveler dalam memilih hotel. Tetapi, merujuk saran mantan pegawai hotel, traveler sebaiknya pikir-pikir dulu untuk mengambil sarapan di hotel.

Dikutip dari The Sun, mantan pegawai hotel itu bernama Brandi Agustus. Dia mengaku pernah bekerja di sejumlah hotel selama 15 tahun.

Dia mengatakan bahwa sarapan prasmanan di hotel tidak higienis. Lewat Tiktok Agustus mengklaim manajemen hotel tak benar-benar serius menyiapkan sarapan untuk para tamu. Banyak standar yang diterabas supaya biaya yang dikeluarkan bisa seminim mungkin, termasuk, mengabaikan kebersihan.

"Saya tidak tahu bagaimana mengatakannya agar tidak diserang oleh orang-orang di industri perhotelan... Kalau hotel tempat menginap kalian menyajikan continental breakfast (sarapan ala Eropa) panas, berupa telur, wafel dan semacamnya, jangan dimakan," kata Agustus.

Berkaca pengalaman saat dia bekerja, tanpa menyebutkan nama hotel, dia mengatakan kalau alat pembuat wafel jarang dibersihkan. Adonan yang digunakan juga seringkali adalah adonan lama, bahkan mulai berbau.

"Adonan wafel itu digunakan kembali sampai mulai berbau seperti bir," ujar dia.

Buruknya lagi, Agustus mengatakan bahwa seorang manajer bersikeras menggunakan satu lap dari kertas yang sama untuk membersihkan semua ruangan.

"Dia beralasan itu lebih ramah lingkungan dari pada menggunakan lap atau spons atau bahkan kebanyakan handuk kertas untuk membersihkan barang-barang seperti mangkuk, spatula, meja," kata dia.

Kalaupun traveler mengincar sarapan maka Agustus menyarankan untuk memilih hotel yang memiliki koki yang tepat dan dapur yang higienis.

"Aku hanya mencoba untuk menyelamatkan kalian dari sakit kepala," kata dia.

Video Agustus sudah ditonton lebih dari 400 ribu kali dan mendapat beragam respon dari netizen. Sebagian dari mereka cuek, sebagian membenarkan.

"Telur prasmanan tidak boleh dimakan," kata netizen yang mengaku sudah bekerja di industri makanan selama 15 tahun.

"Tetap pilih makanan yang dikemas buat sarapan di hotel, juga periksa kamar sebelum Anda membawa barang bawaan," kata netizen lain yang mengaku bekerja di sebuah hotel terkenal.



Simak Video "Ganasnya Si Jago Merah Lahap 40 Kamar Hotel di Gili Trawangan"
[Gambas:Video 20detik]
(elk/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Breaking News
×
Update Tragedi Kanjuruhan
Update Tragedi Kanjuruhan Selengkapnya