Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 07 Feb 2022 11:04 WIB

TRAVEL NEWS

Daftar Hotel Karantina di Bali yang Pakai Sistem Bubble

Ilustrasi turis asing di Bali
Ilustrasi turis asing di Bali Foto: Kemenparekraf

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata dari Dinas Pariwisata Bali Ida Ayu Indah mengatakan ada lima hotel bubble untuk karantina bagi turis asing di Pulau Dewata. Tarif sekitar Rp12 juta.

Di Nusa Dua, ada dua hotel yang disiapkan, yakni Nusa Dua Grant Hyatt Nusa Dua Westin Resort. Di daerah Jimbaran ada Hotel Royal Tulip. Di Sanur, Denpasar, Hotel Griya Santrian dan di Ubud, Kabupaten Gianyar, adalah Hotel Viceroy.

"Lima hotel yang masuk karantina hotel bubble atau (karantina) di kawasan hotel. Karena, hotel-hotel itu rata-rata bintang lima," kata Ayu Indah dikutip dari CNN.

Ia menyebutkan lima hotel itu menyiapkan fasilitas yang berbeda antara tamu regular dengan tamu karantina. Perbedaan antara lain meliputi, kolam renang dan tempat makan.

"Kemudian, karyawan hotel itu tidak pulang ke rumahnya dia tinggal di hotel itu. Dia ikut dikarantina untuk menjaga penyebaran covid-19. Makannya, harganya agak mahal," kata dia.

Ia menyebutkan untuk harga sewa hotel karantina itu selama tujuh hari dipatok sekitar Rp 12 juta. Namun, harga tersebut baru perkiraan saat aturan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) masih berlaku 7 hari karantina. Namun, bila nantinya berubah ke lima hari karantina bagi PPLN, dia belum mengetahui berapa harga hotel bubble karantina bagi wisatawan mancanegara.

"Tidak tahu, belum ada info dari industri (harga bila lima hari karantina). Tapi, itu untuk (penerbangan Jepang) Narita itu kan 3 Februari, itu masih berlaku 7 hari, itu sekitar Rp12 juta. Itu lengkap biaya laundry, makan tiga kali, termasuk biaya PCR tes sudah termasuk asuransi, termasuk kerja sama dengan rumah sakit rujukan covid-19," ujar dia.

Ia mengatakan untuk biaya karantina itu dibiayai sendiri oleh wisatawan mancanegara yang datang ke Bali dan harga Rp 12 juta itu sudah per paket saat karantina di hotel.

"Mereka bayar sendiri. Itu beda-beda hotel, beda hotel beda harga sekitar Rp 12 juta per paket. Jadi hotel bubble, dia di karantina di kawasan hotel, boleh keluar kamar, boleh berenang dan boleh makan di luar (kamar hotel)," ujarnya.

Dalam mendukung program Bali warm up vacation ini, pengajuan E-visa yang berkunjung ke Indonesia juga turut dipermudah. Wisatawan dapat langsung cek regulasinya di Kemenkumham untuk pengajuan dan permohonan E-visa tersebut. Imigrasi juga menyediakan hotline bagi agen perjalanan yang mengurus E-visa untuk wisata. Atau untuk informasi lebih lanjut bisa mengakses https://visa-online.imigrasi.go.id.

Halaman
1 2 Tampilkan Semua


Simak Video "Bermalam di Hotel Joglo Kecombrang dengan Nuansa yang Asri"
[Gambas:Video 20detik]

(ddn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA