Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Feb 2022 14:45 WIB

TRAVEL NEWS

Karyawan Hawai Waterpark yang Disinggahi Pasutri Covid-19 Dites Swab

tes swab pekerja di hawai park
Karyawan Hawai Waterpark (Muhammad Aminudin)
Jakarta -

Pasutri di Malang sempat heboh karena main ke tempat wisata saat positif Covdi-19. Kini para karyawan dites swab.

Hawai Waterpark merupakan salah satu wisata yang sempat disinggahi oleh pasutri COVID-19 asal Samarinda.

Tracing massal ini berupa tes swab yang menyasar setidaknya 30 karyawan Hawai Waterpark. Hawai Waterpark sendiri sebenarnya rutin dua minggu sekali melakukan tes swab kepada para pekerjanya.

"Kami sangat apresiasi langkah untuk melakukan swab rutin dua minggu sekali. Bagi karyawan, karena mereka bersinggungan dengan pengunjung. Mereka harus aman dulu," ujar Kadinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif di Hawai Waterpark, Kamis (10/2/2022).

Menurut Husnul, swab rutin digelar dua pekan sekali oleh Hawai Waterpark sangat bagus, karena menyesuaikan masa inkubasi COVID-19. Menurut dia sangat bagus karena sesuai masa inkubasi COVID-19. Dengan begitu, ada jaminan bagi pengunjung karena rentan bersinggungan dengan para pegawai.

"Jadi pengunjung Hawai Waterpark dilayani oleh petugas-petugas yang sehat. Setelah itu, tinggal terapkan prokes. Sangat bagus ini," kata Husnul.

Sementara itu, menyikapi pengakuan keluarga berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang melancong ke Malang dan Kota Batu, Hawai Waterpark sangat menyesalkan. Apalagi, pengakuannya viral di media sosial, sempat mengunjungi beberapa destinasi wisata di Kota Malang, salah satunya Malang Night Paradise milik Hawai Group Malang.

"Reza Fahd Adrian dan keluarganya berkunjung ke Malang Night Paradise pada 26 Januari 2022. Seperti fotonya yang viral di media sosial, rombongan sempat berfoto di wahana Malang Night Paradise. Hawai Group Malang merupakan salah satu tempat wisata percontohan," ujar Dirut Hawai Group Malang, Bambang Judo Utomo.

"Kami juga masuk yang pertama buka kembali dan menerapkan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sejak PPKM Jawa-Bali dilonggarkan. Penggunaan aplikasi tracer PeduliLindungi tetap dilaksanakan hingga saat ini, di semua wahana Hawai Group Malang," sambung Bambang.

Lalu bagaimana mereka bisa lolos screening?

Bambang mengutarakan, bahwa kemungkinan hasil pemeriksaan antigen belum masuk dalam sistem New All Record atau NAR.

"Kemungkinan hasil pemeriksaan antigen-nya tidak atau belum masuk ke dalam sistem. Jadi, saat melakukan scan barcode, menunjukkan bahwa yang bersangkutan dan keluarganya memenuhi syarat untuk masuk. Jika indikator menunjukan warna hitam, petugas di area entrance pasti tidak akan memperbolehkan masuk," tegas Bambang.

Bambang menambahkan, bila penerapan dan kedisiplinan seluruh karyawan Hawai Group Malang terhadap wisata sehat bebas COVID-19 uga tetap ketat. Hawai Group Malang, lanjut Bambang, semakin tegas berkomitmen bila pelaksanaan prokes yang tetap ketat adalah hal yang benar dilakukan.

"Mengenai area wisata Hawai Group Malang, dilakukan sterilisasi setiap hari dengan dua kali penyemprotan. Yakni sebelum buka dan setelah tutup. Kami tetap berkomitmen untuk menjaga dan mengedukasi masyarakat menerapkan kunjungan wisata yang sehat dan bebas dari penyebaran Covid - 19," pungkasnya.



Simak Video "Bergembira Bersama Putinya Busa bak Turun Salju di Wahana Air Kota Malang"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA