Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 16 Feb 2022 08:45 WIB

TRAVEL NEWS

Amoy-amoy Singkawang adalah Pahlawan

Women in traditional Chinese clothing walk in the landscape of ancient Chinese architecture.
Foto: Ilustrasi Amoy (Getty Images/sdlgzps)
Singkawang -

Menurut Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Amoy-amoy Singkawang adalah pahlawan. Mereka telah berjuang demi meningkatkan perekonomian keluarga.

Amoy adalah sebutan atau panggilan bagi anak gadis etnis Tionghoa yang masih muda dan belum menikah. Salah satu kota di Indonesia yang terkenal dengan Amoy-nya adalah Singkawang di Kalimantan Barat.

Amoy Singkawang sudah terkenal sejak dulu memiliki paras yang cantik jelita. Lebih dari itu, menurut Wali Kota Tjhai Chui Mie, Amoy-amoy Singkawang adalah pahlawan.

"Amoy-amoy Singkawang adalah pahlawan. Pahlawan untuk membantu keluarga, karena kalau mereka nikah di Taiwan atau di Hong Kong, tentu mereka ada semacam tradisi, misalnya setiap tahun, saat hari besar pasti dia kirim uang untuk keluarga," ujar Chui Mie dalam perbincangannya dengan detikTravel di kantornya, beberapa waktu lalu.

Uang kiriman dari para Amoy Singkawang inilah yang akan digunakan untuk berbagai keperluan keluarga, dari membeli aneka kebutuhan sehari-hari hingga memperbaiki rumah tempat tinggal menjadi hunian yang lebih layak.

"Uang itu untuk keluarga, membangun rumah, beli motor dan sebagainya, sehingga mereka yang akan meningkatkan taraf hidup dari keluarga itu sendiri," Chui Mie menjelaskan.

Namun Chui Mie tidak memungkiri, seiring berjalannya waktu, praktek pernikahan antara Amoy Singkawang dengan pria dari luar negeri mengalami penyimpangan, termasuk soal trafficking alias perdagangan manusia.

"Tapi berjalannya waktu, ada yang nakal dijadikan trafficking. Sebetulnya, awalnya itu bagus, untuk membangun keluarganya," kata Chui Mie.

Sekarang, menurut Chui Mie praktek pernikahan Amoy Singkawang yang menjurus ke arah trafficking itu sudah dilarang dan tidak ada lagi.

"Sudah tak ada lagi. Di zaman yang IT sudah luar biasa, sudah tidak bisa lagi," ujar dia.



Simak Video "Menikah Jadi Pelarian Amoy Singkawang dari Jurang Kemiskinan"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA