Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 04 Mar 2022 06:43 WIB

TRAVEL NEWS

Patung Erotis Kuno Jadi Wahana Belajar Deteksi Kanker Prostat

Femi Diah
detikTravel
Pita berkumis peduli kanker prostat
Pita berkumis peduli kanker prostat (Getty Images/CatLane)
Lima -

Patung keramik erotis yang dipahat lebih dari seribu tahun lalu biasanya 'haram' untuk disentuh. Tetapi, oleh kelompok pencegahan kanker di Peru patung-patung itu digunakan untuk mempelajari cara mencegah kanker prostat.

Dikutip dari Reuters, Jumat (4/3/2022), kelompok pencegahan kanker di Peru menggunakan patung erotis kuno tersebut untuk mengajari para pria cara mendeteksi tanda-tanda awal kanker prostat dan testis.

Dalam pameran yang digelar Jumat (25/2) di Museum Larco Lima, para pria diminta untuk menyentuh alat kelamin replika pada patung tersebut. Mereka dibimbing untuk mempelajari cara mendeteksi kanker pada testis dan penis.

Patung-patung erotis itu dibuat oleh budaya Moche yang berkembang di Peru utara 100 hingga 800 tahun setelah era Kristus. Patung-patung itu dikenal sebagai "huacos" erotis, istilah pra-Columbus untuk kerajinan tangan.

Di museum ini, ratusan huacos dipajang. Beberapa dengan alat kelamin laki-laki besar dan lainnya dalam berbagai posisi seksual. Kendati diminta untuk meraba patung itu, tetapi pengunjung tidak nyaman da takut-takut untuk menyentuhnya.

Pameran ini diberi tajuk 'Touch the Genitals of the Mochicas' atau 'Sentuh Alat Kelamin Mochicas' dan dipromosikan oleh organisasi swasta League Against Cancer.

Giselle Grillo, seorang perawat dari League Against Cancer, mengatakan deteksi kanker genitalia eksternal pada pria, baik penis dan testis, tepat waktu sangat rendah karena banyak yang belum tahu bagaimana cara mendeteksi dini kanker prostat.

Bahkan, dari catatan organisasi tersebut sekitar 10 ribu kasus kanker prostat, penis, dan testis didiagnosis di Peru pada 2021. Dari jumlah itu, 45 persen telah memasuki stadium lanjut.

"Banyak yang tidak tahu bagaimana cara menggali alat kelaminnya, apa itu palpasi. Dengan ini kami memberikan diagnosis dini," kata Grillo.

Sementara itu, Direktur Museum, Larco Ulla Holmquist, mengatakan pameran patung erotis kuno ini juga bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan nenek moyang tentang tubuh manusia melalui wadah keramik yang dikenal dengan nama huacos erotis.



Simak Video "Pantangan Makanan untuk Pasien Kanker Prostat"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA