Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 05 Mar 2022 09:10 WIB

TRAVEL NEWS

UNESCO pun Ikut Putus dengan Rusia, Selamatkan Aset Budaya Ukraina

Syanti Mustika
detikTravel
A member of the Ukrainian Emergency Service looks at the City Hall building in the central square following shelling in Kharkiv, Ukraine, Tuesday, March 1, 2022. (AP Photo/Pavel Dorogoy)
Ilustrasi Ukraina yang diseran Rusia (AP Photo/Pavel Dorogoy)
Kiev -

UNESCO mengecam aksi invasi Rusia terhadap Ukraina. Mereka memperingatkan kerusakan budaya Ukraina dan memutuskan hubungan dengan museum Rusia.

Dirangkum detikTravel, Sabtu (5/3/2022) Ukraina memiliki 7 Situs Warisan Dunia UNESCO, salah satunya adalah Katedral St Sophia dan bangunan yang berada di Ibu Kota Kiev.

"Kita harus menjaga warisan budaya ini, sebagai kesaksian masa lalu tetapi juga sebagai vektor perdamaian untuk masa depan," kata direktur jenderal UNESCO, Audrey Azoulay.

Audrey juga akan mengadakan pertemuan dengan pihak terkait untuk menandai secepat mungkin situs-situs bersejarah yang ada di Ukraina. Tanda ini diperlukan supaya mendapat pengakuan internasional dan mendapatkan perlindungan jika terkena konflik. UNESCO juga akan bertemu direktur museum Ukraina untuk menyelamatkan koleksi budaya dan museum di saat perang.

Selanjutnya, dari UNESCO adalah akan melakukan pertemuan khusus dengan dewan eksekutif UNESCO pada 15 Maret mendatang. Mereka akan membahas dampak dan konsekuensi terhadap Ukraina karena invasi Rusia ini.

Tidak hanya UNESCO, Hermitage Amsterdam yang merupakan bagian dari Museum Hermitage Saint Petersburg, Rusia mengatakan jika mereka akan memutuskan hubungan dengan Museum Hermitage.

"Dewan dan direktur kami telah memutuskan untuk memutuskan hubungan dengan State Hermitage Museum," kata museum dalam pernyataannya,

Langkah yang sama juga diambil oleh Swedish Academy,lembaga yang bertanggung jawab untuk Nobel Sastra. Mereka menentang tindakan Rusia, padahal mereka tahu lembaga ini tidak boleh membuat pernyataan politik.

Beberapa lembaga yang berhubungan dengan pendidikan dan kebudaya angkat suara karena serangan Rusia yang merusak fasilitas sipil termasuk sekolah. Salah satu yang terimbas adalah Universitas Nasional Karazin Kharkiv.



Simak Video "Zelensky Tak Percaya Klaim Rusia Ingin Akhiri Perang "
[Gambas:Video 20detik]
(sym/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA