Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 22 Mar 2022 13:39 WIB

TRAVEL NEWS

Eottoke?! Presiden Baru Korea Mau Pindahkan Ibu Kota Seoul

bonauli
detikTravel
Various shops and restaurants along the Daehakro street in Gangneung, South Korea. Taken on May 1st 2020.
Suasana Seoul (Getty Images/AaronChoi)
Seoul -

Korea Selatan baru saja melantik presiden baru, Yoon Suk-yeol. Dalam kampanye sebelum terpilih, dirinya ingin ibu kota Korsel pindah.

Presiden Yoon akan menjabat bulan Mei mendatang. Dilansir dari DW, pemerintahannya diperkirakan menindaklanjuti rencana pemindahan ibu kota dari Seoul ke Sejong.

Ide pemerintahan ini tidak muncul begitu saja, melainkan usulan dari mantan Presiden Roh Moo-hyun pada tahun 2003. Roh ingin agar kemakmuran dan pembangunan tak hanya terpusat di Seoul saja.

Namun, rencana tersebut mendapat serangkaian hambatan. Suksesor Roh kurang antusias dengan proyek tersebut dan para pebisnis juga menolak gagasan itu. Bahkan ada tantangan hukum yang sampai ke Mahkamah Konstitusi pada tahun 2004.

Tak jauh beda dengan Roh Moo-hyun, Yoon pun berjanji untuk memindahkan Majelis Nasional ke ibu kota baru, mendukung pembangunan zona ekonomi khusus di daerah sekitarnya untuk menarik investasi asing dan menghadirkan teknologi canggih dan lembaga penelitian untuk menarik ilmuwan-ilmuwan top.

Yoon juga mengharapkan peluang bisnis bagi pengusaha dan organisasi media dan kantor kepresidenan kedua untuk beroperasi secara paralel dengan pemerintahan saat ini, sebelum Sejong menjadi secara utuh menjadi pusat administrasi negara masa depan.

Keamanan negara menjadi hal yang dibicarakan. Pinggiran utara Seoul hanya berjarak 30 kilometer dari Zona Demiliterisasi yang memisahkan Korea Selatan dari Utara.

Kekhawatiran telah lama muncul bahwa serangan tiba-tiba di perbatasan akan sangat cepat memungkinkan pasukan Korea Utara yang menyerang untuk mencapai kota.

Seoul juga berada dalam jangkauan artileri Korea Utara dan memindahkan ibu kota ke Sejong akan menawarkan perlindungan yang lebih baik di balik serangkaian penghalang alami, termasuk sungai dan pegunungan.

"Diskusi tentang pemindahan pemerintah ke Sejong telah berlangsung selama beberapa waktu dan tampaknya itu ide yang bagus karena negara-negara lain telah melakukan hal serupa di masa lalu," kata Dan Pinkston, profesor hubungan internasional Universitas Troy di Seoul.



Simak Video "Saksi Ungkap Tragedi Tewasnya 149 Orang di Korsel Dipicu Bentrokan Massa"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA