Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 22 Mar 2022 20:30 WIB

TRAVEL NEWS

China Eastern Kecelakaan, Garuda Indonesia Masih Gunakan Boeing 737-800

bonauli
detikTravel
Membawa 61 Penumpang dari Australia, Garuda Indonesia Terbang Kembali dari Sydney ke Denpasar
Garuda Indonesia (ABC Australia)
Jakarta -

Kecelakaan pada penerbangan China Eastern Airlines membuat kredibilitas boeing dipertanyakan. Garuda Indonesia buka suara terkait pemakaian boeing 737-800.

"Sehubungan dengan terjadinya kecelakaan penerbangan pada armada Boeing 737-800 NG yang dioperasikan oleh maskapai China Eastern pada Senin (21/3) lalu, perlu kiranya kami sampaikan bahwa Garuda Indonesia saat ini terus melakukan koordinasi intensif bersama otoritas penerbangan baik Kementerian Perhubungan RI maupun pihak manufaktur perihal hasil evaluasi investigasi atas kejadian tersebut dalam upaya mengoptimalkan tata kelola aspek safety pada layanan operasional penerbangan Garuda," tulis Garuda Indonesia melalui keterangan resmi.

B737-800 NG yang menjadi salah satu jenis armada yang turut dioperasikan Garuda Indonesia. Garuda Indonesia menggunakan boeing 737-800 untuk penerbangan penumpang maupun kargo.

"Garuda Indonesia secara berkelanjutan juga telah melalui prosedur inspeksi berlapis serta pemeriksaan berkala lanjutan terhadap fitur-fitur vital maupun penunjang kelaikan pesawat B737-800NG mengacu pada regulasi keselamatan penerbangan. Hal ini dilakukan guna memastikan kondisi pesawat dalam kondisi serviceable dan optimal ketika akan terbang," lanjutnya.

Tak hanya servis kelayakan, maskapai plat merah ini juga melakukan pelatihan dan asesmen terhadap pilot secara rutin.

"Para pilot harus melalui pilot proficiency check pada simulator B737-800 NG untuk memastikan kapabilitas awak pesawat mengenai mitigasi safety dan pemahaman terhadap fungsi setiap sistem dalam operasional penerbangan pada tiap jenis armada telah dikuasai sepenuhnya guna menjaga aspek keamanan dan keselamatan penerbangan sebagai fokus prioritas utama layanan penerbangan Garuda Indonesia," jelasnya.

"Di tengah upaya pencarian pesawat dan korban pada penerbangan MU5375 China Eastern, kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa yang terjadi. Semoga seluruh pihak yang terdampak kejadian ini diberikan kekuatan dan ketabahan, serta proses pencarian pesawat maupun penyelidikan penyebab kecelakaan dapat segera dirampungkan dalam waktu dekat," ungkapnya.

China Eastern Airlines MU5735 terbang dengan menggunakan boeing 737-800. Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) mengatakan boeing 737-800 itu lepas landas dari Kota Kunming pukul 13.11 waktu setempat. Namun, mereka kehilangan kontak saat pesawat berada di wilayah udara kota Wuzhou, Guangxi.

Pesawat China Eastern Airlines seharusnya mendarat di Guangzhou pada pukul 15.05 waktu setempat, namun tidak terjadi karena mengalami kecelakaan.



Simak Video "Tim SAR Belum Temukan Tanda Korban China Eastern Selamat"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA