Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 27 Mar 2022 05:03 WIB

TRAVEL NEWS

Sudah Tahu Aturan Perjalanan dari LN Terbaru? Nih Baca Versi Lengkapnya...

Tim detikcom
detikTravel
Ilustrasi wanita menggunakan masker di bandara
Foto: Getty Images/iStockphoto/tonefotografia
Jakarta -

Surat edaran Satgas Covid baru saja ditetapkan. Salah satu isinya penghapusan aturan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Surat edaran (SE) yang ditandatangani oleh Ketua Satgas Covid-19 Letjen TNI Suharyanto itu bernomor 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi COVID-19. SE ini berlaku efektif mulai Rabu (23/3) kemarin.

Berikut isi Surat Edaran Satgas Covid terbaru untuk PPLN.

Surat Edaran Satgas Covid: Ketentuan Masuk Indonesia

Dalam SE tersebut, PPLN yang hendak memasuki wilayah Indonesia wajib mengikuti ketentuan sebagai berikut:

1. Memiliki aplikasi PeduliLindungi dan mengisi e-HAC Indonesia
2. Menunjukkan kartu/sertifikat vaksin Covid-19 dosis kedua minimal 14 hari sebelum keberangkatan. Berikut ketentuannya:

- WNI PPLN yang belum divaksin akan menerima vaksinasi di entry point perjalanan luar negeri setelah dilakukan RT-PC saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan RT-PCR kedua dengan hasil negatif.
- WNA PPLN yang belum divaksin akan menerima vaksinasi di entry point perjalanan luar negeri setelah dilakukan RT-PC saat kedatangan dengan hasil negatif atau di tempat karantina setelah dilakukan RT-PCR kedua dengan hasil negatif dengan ketentuan berusia 6-17 tahun, pemegang izin diplomatik dan izin tinggal dinas dan/atau pemegang kartu izin tinggal terbatas (KITAS) dan kartu izin tinggal tetap (KITAP).
- WNA PPLN yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik atau internasional, diwajibkan melakukan vaksinasi dengan skema program atau gotong rayang.
- Kartu/sertifikat vaksin Covid-19 dosis kedua ditulis dalam bahasa Inggris, selain dengan bahasa negara asal.

3. Menunjukkan hasil negatif RT-PCR di negara asal yang diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan dan dilampirkan saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Indonesia.

Saat datang, PPLN wajib menjalani tes ulang RT-PCR dan melakukan:
- Pemeriksaan dokumen keimigrasian dan dokumen bea cukai
- Pengambilan bagasi dan disinfeksi bagasi
- Penjemputan dan pengantaran langsung ke hotel, tempat akomodasi penginapan atau tempat tinggal
- Menunggu hasil pemeriksaan RT-PCR di kamar hotel, kamar pada tempat akomodasi penginapan atau tempat tinggal
- Tidak diperkenankan meninggalkan kamar hotel, tempat akomodasi penginapan atau tempat tinggal dan tidak diperkenankan melakukan interaksi dengan orang lain sebelum hasil RT-PCR menunjukkan hasil negatif.

Surat Edaran Satgas Covid: Bebas Karantina, asal...

Dalam SE terbaru, karantina bagi PPLN dihapus. Aturan ini berlaku untuk PPLN dengan ketentuan:

1. PPLN telah menerima vaksin dosis kedua atau ketiga seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan, diperkenankan melanjutkan perjalanan. Adapun selama 14 hari selanjutnya dianjurkan melakukan pemantauan kesehatan mandiri.

2. PPLN dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang menyebabkan tidak dapat divaksin Covid diperkenankan melanjutkan perjalanan tanpa karantina dengan syarat melampirkan surat keterangan dokter dari RS Pemerintah negara keberangkatan yang menyatakan bersangkutan belum atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19. Adapun selama 14 hari selanjutnya dianjurkan melakukan pemantauan kesehatan mandiri.

Aturan bebas karantina tidak berlaku bagi selain PPLN yang sudah divaksin lengkap. Adapun berikut ketentuan karantina yang berlaku:

Karantina selama 5x24 jam, bagi PPLN yang belum divaksin atau baru divaksin dosis pertama. Tes RT-PCR kedua wajib dilakukan pada hari ke-4 karantina. Jika negatif diperkenankan melanjutkan pekerjaan.

PPLN di bawah 18 tahun atau yang membutuhkan perlindungan khusus maka pengaturan karantina diberlakukan mengikuti orang tua atau pendamping perjalanannya.

Surat Edaran Satgas Covid: Ketentuan Karantina

1. Bagi WNI PPLN (Pekerja Migran Indonesia, pelajar/mahasiswa yang menamatkan studi di luar negeri, pegawai pemerintah yang kembali setelah perjalanan dinasi luar negeri atau perwakilan Indonesia dalam ajang perlombaan) menjalani karantina terpusat dengan biaya ditanggung pemerintah.
2. Bagi WNI PPLN di luar kriteria di nomer 1 maka menjalani karantina dengan biaya ditanggung mandiri.
3. Bagi WNA PPLN (selain kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing) menjalani karantina dengan biaya ditanggung mandiri.


Surat Edaran Satgas Covid: Ketentuan Jika Hasil Tes Positif

Jika dalam tes RT-PCR kedua di hari ke-4 menunjukkan hasil positif, maka berikut ketentuannya:

1. Jika tanpa gejala atau gejala ringan, dilakukan isolasi/perawatan di hotel isolasi atau fasilitas isolasi pemerintah atau isolasi mandiri di tempat tinggal.

2. Jika gejala sedang atau berat, atau dengan komorbid yang tidak terkontrol, isolasi dilakukan di RS rujukan Covid-19.

3. Biaya isolasi WNA dibebankan secara mandiri, sedangkan WNI ditanggung pemerintah



Simak Video "Turis Asing Kini Tak Perlu Karantina Jika ke Bali, Batam, Bintan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA