Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 30 Mar 2022 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Kelelawar Penghisap Darah Ternyata Suka Bantu Teman yang Kelaparan

Desmodus rotundus in a limestone cave. Kelawar penghisap darah hewan ternak di Amerika Tengah
Foto: Kelelawar penghisap darah (Getty Images/iStockphoto/Gabriel Mendes)
Jakarta -

Ada satu fakta unik lagi yang ditemukan oleh peneliti tentang kelelawar penghisap darah. Mereka adalah makhluk sosial yang suka membantu teman yang kelaparan.

Kelelawar penghisap darah bukanlah makhluk mitos. Di dunia nyata, mereka sungguh ada. Spesies kelelawar unik ini hidup tersebar di kawasan Amerika Selatan dan juga Amerika Tengah.

Untuk bertahan hidup, mereka memang hanya mengonsumsi darah. Bukan darah manusia seperti di film-film, melainkan darah hewan ternak atau hewan lainnya. Biasanya mereka menghisap darah saat malam hari, ketika hewan-hewan itu sedang beristirahat.

Selain fakta-fakta itu, ada fakta lain yang belum banyak diketahui traveler, yaitu tentang kehidupan sosial kelelawar penghisap darah. Rupanya, mereka adalah makhluk sosial yang suka membantu sesamanya yang kelaparan.

Michael Hiller, peneliti dari Max Planck Institute Jerman menyebut kelelawar penghisap darah tidak bisa terbang jauh tanpa makanan. Untuk itu, kelelawar yang sudah kenyang biasanya akan membagikan makanannya ke kelelawar lain yang belum makan.

"Dengan makanan yang berkalori rendah, kelelawar 'vampir' tidak bisa terbang jauh tanpa makanan. Kelelawar yang sudah penuh perutnya akan memuntahkan makanannya, lalu memberikan makanan itu ke kelelawar lain yang kelaparan," kata Hiller, dikutip dari AP, Rabu (30/3/2022).

Tak cuma itu, kelelawar penghisap darah ternyata bisa mengingat siapa saja yang telah membantu mereka saat sedang kelaparan di masa lalu.

"Mereka sepertinya ingat siapa saja yang telah membantu mereka di masa lalu. Mereka punya hubungan sosial yang sangat kompleks. Mereka akan memperhatikan dan mengingat: 'Kamu adalah teman yang murah hati, Saya akan memberikan hadiah untukmu," imbuh Hiller.

Kelelawar penghisap darah bisa hidup hingga sepanjang 8 centimeter dan rentang sayap 18 centimeter. Kebanyakan mamalia tidak akan bisa bertahan hidup hanya dengan mengonsumsi darah, namun kelelawar ini bisa membuktikan sebaliknya.

Menurut Hannah Kim Frank, peneliti kelelawar dari Tulane University, darah adalah sumber makanan yang sangat buruk.

"Darah adalah sumber makanan yang sangat buruk. Kalorinya rendah, walaupun kaya zat besi dan protein. Sungguh aneh sekaligus mengagumkan, kelelawar vampir bisa bertahan hidup hanya dengan minum darah. Mereka sungguh aneh, bahkan di antara jenis kelelawar lainnya," tutur Hannah.



Simak Video "Berkunjung ke Kampung Kelelawar di Maros Sulawesi Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA