Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 04 Apr 2022 15:11 WIB

TRAVEL NEWS

Pemerintah Tambah Bandara untuk Perjalanan Luar Negeri, Ada Yogya

Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo, DIY mulai dipadati penumpang jelang momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).
Foto: Jalu Rahman Dewantara
Jakarta -

Pemerintah akan menambah bandara untuk penerbangan internasional. Ada 4 bandara yang akan dibuka untuk penerbangan internasional. Hal ini dilakukan pemerintah untuk menambah kapasitas penerbangan internasional yang dirasa masih jauh dari normal.

"Untuk itu pemerintah akan melakukan langkah-langkah membuka bandara internasional Yogyakarta, Medan, Makassar, Pekanbaru, dan selain itu kebijakan visa akan terus direlaksasi mendekati sebelum pandemi," ujar Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dalam Keterangan Pers Rapat Terbatas Evaluasi PPKM, Kantor Presiden, 4 April 2022 yang ditayangkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (4/4/2022).

Luhut menambahkan tes COVID untuk para pelaku perjalanan luar negeri juga akan direlaksasi hingga jumlah penerbangan bisa meningkat tanpa terjadi penumpukan di bandara, seperti yang pernah terjadi di Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu.

"Untuk detail mengenai ini akan diatur dalam SE Satgas yang akan segera dikeluarkan," ujar Luhut.

Sebelumnya dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 Nomor 15 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi COVID-19 yang diteken Ketua Satgas COVID-19 Suharyanto pada Rabu (23/3/2022), ada beberapa pintu masuk bagi para PPLN. Yakni:

Bandara:
- Soekarno-Hatta, Banten
- Juanda, Jatim
- Ngurah Rai, Bali
- Hang Nadim, Kepri
- Raja Haji Fisabilillah, Kepri
- Sam Ratulangi, Sulawesi Utara
- Zainuddin Abdul Madjid, NTB

Pelabuhan
- Tanjung Benoa, Bali
- Batam, Kepri
- Tanjung Pinang, Kepri
- Bintan, Kepri
- Nunukan, Kaltara

Pos Lintas Batas Negara:

- Aruk, Kalbar
- Entikong, Kalbar
- Motaai, NTT

Selain itu, para pelaku perjalanan luar negeri juga wajib menjalani pemeriksaan ulang RT-PCR saat tiba di Indonesia. Setelah itu, para PPLN dipersilakan untuk menuju penginapan atau tempat tinggal masing-masing sambil menunggu hasil tes RT-PCR saat kedatangan.

Jika hasil negatif, para pelaku perjalanan dari luar negeri dipersilakan melanjutkan aktivitasnya di Indonesia. Jika PPLN yang telah mendapat hasil negatif Corona belum divaksinasi COVID-19 dosis penuh, PPLN tersebut wajib melakukan karantina 5x24 jam.

Bagi para PPLN yang hasil tes ulang RT-PCR menunjukkan hasil positif, maka tetap diwajibkan menjalani karantina. Bagi yang mengalami gejala ringan dipersilakan menjalani isolasi mandiri.



Simak Video "Sederet Aturan Baru untuk Pelaku Perjalanan dari Luar Negeri"
[Gambas:Video 20detik]
(ddn/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA