Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 14 Apr 2022 14:45 WIB

TRAVEL NEWS

Harimau Dievakuasi dari Habitatnya Usai Masuk Kampung

Petugas memasang perangkap harimau.
BKSDA akan mengevakuasi harimau dari habitatnya. (Istimewa)
Pekanbaru -

Seekor harimau yang berkeliaran di Bengkalis dievakuasi dari habitat aslinya. Langkah itu diklaim sebagai upaya penyelamatan terhadap harimau dan warga.

Evakuasi itu dilakukan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau

"Kami merasa ini sudah berulang, maka kami memutuskan untuk evakuasi. Tim sudah berangkat kemarin," ujar Kepala Balai BKSDA Riau, Fifin Afriana, kepada wartawan, Kamis (15/4/2022).

Fifin memastikan evakuasi dilakukan melalui beberapa tahap. Untuk itu, dia minta agar masyarakat bersabar dan membantu tim yang ada di lapangan.

"Untuk evakuasi tentunya tidak bisa serta merta dilakukan. Ada beberapa tahapan harus dilakukan, kami cari jejak di mana harimau ini melintas. Lalu, kami juga lihat kamera trap untuk mengintai, baru dapat dipasang box trap," kata Fifin.

Fifin mengatakan hasil pantauan harimau berkeliaran di kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. Lokasi itu adalah habitat asli harimau Sumatra.

Kapolsek Pinggir Kompol Meitertika mengatakan sudah menyambangi rumah warga yang didatangi harimau. Mereka datang bersama perwakilan kecamatan dan tim Balai BKSDA Riau.

"Kemarin kita bersama pihak BKSDA pihak Kecamatan Talang Mandau dan dari pihak Desa Tasik Tebing Serai sudah ke lokasi harimau berkeliaran. Kami juga datang ke rumah warga saudara Marlon Tambah di Pangkalan Nanas yang didatangi harimau," kata Meitertika.

Di lokasi, polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas. Tim juga ikut memasang box trap atau kandang jebak oleh tim BKSDA Riau di Jalan Pangkalan Nanas KM 75.

"BKSDA pasang kamera dan perangkap di lokasi dengan menggunakan pancingan hewan ternak kambing milik warga. Tim BKSDA beserta Bhabinkamtibmas, pihak kecamatan dan pihak desa menghimbau warga agar lebih waspada dan berhati hati saat melaksanakan kegiatan di luar rumah," katanya.

Sebelumnya video seekor harimau sedang mengelilingi rumah warga viral di media sosial. Video itu ternyata terjadi di Bengkalis, Riau, tak jauh dari lokasi warga tewas diterkam beberapa waktu lalu.

Dari video berdurasi 2 menit 50 detik yang beredar, terlihat awalnya tiga ekor ayam di perkebunan sawit berlari sambil berkokok bersautan menuju rumah panggung warga.

Tidak lama kemudian seekor harimau tiba-tiba muncul mendekati rumah si perekam video. Perekam video langsung panik dan berteriak menyebut nama opung yang bagi masyarakat batak adalah julukan harimau.

Pakai bahasa batak, perekam minta ampun kepada harimau yang semakin mendekati rumahnya. Dalam waktu bersamaan suara anjing menggonggong dan ayam berkokok terus bersahutan.

Beberapa saat setelah direkam dan lewat ke arah bawah rumah, harimau hilang dari tangkapan layar. Perekam pun menangis ketakutan dengan tetap menyebut opung.

Tidak hanya mengelilingi rumah warga di Bengkalis, harimau juga telah memangsa empat ekor anjing dan diduga menerkam seorang warga bernama Indra (30) hingga tewas.

***

Artikel ini juga tayang di detikSumut, klik di sini.



Simak Video "Duh! Populasi Satwa Liar di Dunia Turun 69%"
[Gambas:Video 20detik]
(ras/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA