Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 30 Apr 2022 15:16 WIB

TRAVEL NEWS

IITCEF 2022 Bakal Pamerkan Wisata Olahraga dan Medis Indonesia

Putu Intan
detikTravel
Peluncuran IITCEF 2022
Peluncuran IITCEF 2022. Foto: Putu Intan/detikcom
Jakarta -

Berbeda dengan travel fair pada umumnya yang terpaku pada destinasi, IITCEF 2022 akan memamerkan wisata olahraga hingga medis. Selain itu ada pula produk ekraf lainnya.

Indonesia International Tourism & Creative Economy Forum (IITCEF) 2022 resmi diluncurkan pada Kamis (28/4). Pameran wisata berskala internasional ini merupakan rangkaian G20 Spirit.

Salah satu pemrakarsa acara ini, CEO GlobalExhibit Grace Sabandar mengatakan acara ini sejalan dengan tema G20 yakni Recover Together, Recover Stronger karena berusaha membangkitkan industri parekraf yang terpuruk karena pandemi.

Grace mengatakan, nantinya acara ini tidak terbatas pada travel fair yang menghadirkan diskon atau paket perjalanan murah tetapi juga hendak memamerkan jenis wisata lain di Indonesia, termasuk wisata olahraga.

"Bukan hanya diskon tiket tetapi kita juga mau memperlihatkan sisi lain tourism. Misalnya sport tourism di mana ketika penyelenggaraan Asian Games ternyata banyak dari negara Asia yang datang, puluhan ribu orang. Artinya kalau ada sport tourism di daerah dibangkitkan yang berskala internasional itu akan mendatangkan wisatawan. Saat MotoGP Mandalika, itu berhasil mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia maupun wisatawan domestik," kata Grace.

Selain itu, jenis wisata lain yang juga dapat dipamerkan adalah wisata medis. Saat ini banyak orang yang pergi ke luar negeri untuk wisata sekaligus berobat. Grace melihat, Indonesia juga potensial untuk menjadi lokasi wisata medis.

"Akan ada health tourism atau wellness tourism. Kita bisa lihat deh sekarang orang Indonesia ke Malaysia, Turki, Singapura untuk sekalian check up. Kok kita nggak? Padahal rumah sakit kita bagus bagus juga ada rumah sakit internasional juga di sini," paparnya.

Di samping itu, IITCEF 2022 juga ingin mengajak para pelaku ekraf di daerah untuk memamerkan wisata budaya. Tak lupa, film yang memperlihatkan keindahan Indonesia juga akan ditayangkan.

"Kemudian wisata budaya pertunjukan kolosal dan lain lain harusnya dibangkitkan. Karena dengan adanya wisata budaya itu orang-orang juga akan datang. Jadi bukan hanya sekedar destinasi tapi di luar itu juga. Ada juga film, dari film orang bisa melihat daerah tersebut," katanya.

Sementara itu Ketua Umum DPP ASITA Rusmiati menjelaskan nantinya pameran yang digelar di The Kasablanka Hall itu akan menghadirkan booth dari 34 provinsi di Indonesia dan 33 asosiasi di bidang pariwisata serta ekonomi kreatif.

Penyelenggaraan IITCEF 2022 dilakukan secara hybrid pada 11-13 Agustus 2022. Nantinya juga dapat dinikmati secara online.

"Target kita harapkan satu hari itu tidak kurang dari 1.000 pengunjung karena di Kota Kasablanka ini ada mal, perkantoran dan apartemen. Harapannya bisa lebih dari 5.000 orang tapi minimal 1.000," kata Rusmiati.



Simak Video "Travel Fair Digelar Lagi, Turki Jadi Destinasi yang Paling Diminati"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/pin)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA