Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 29 Apr 2022 06:32 WIB

TRAVEL NEWS

Pameran Wisata IITCEF Resmi Diluncurkan, Jadi Bagian G20 Spirit

Putu Intan
detikTravel
Peluncuran IITCEF 2022
Indonesia International Tourism & Creative Economy Forum (IITCEF) 2022 resmi diluncurkan. Pameran wisata berskala internasional ini merupakan rangkaian KTT G20 Spirit. (Putu Intan/detikcom)
Jakarta -

Indonesia International Tourism & Creative Economy Forum (IITCEF) 2022 resmi diluncurkan. Pameran wisata berskala internasional ini merupakan rangkaian KTT G20 Spirit.

IITCEF 2022 akan berlangsung pada 11-13 Agustus 2022 di The Kasablanka Hall Jakarta. Acara ini diprakarsai oleh PATA Indonesia, ASITA, TRANS EVENT, dan GlobalExhibit yang mengambil momentum menuju perhelatan G20 di mana Indonesia menjadi tuan rumahnya.

CEO GlobalExhibit Grace Sabandar mengatakan acara ini sejalan dengan tema G20 yakni Recover Together, Recover Stronger karena berusaha membangkitkan industri parekraf yang terpuruk karena pandemi.

"Acara ini tidak saja melibatkan negara-negara anggota G20 tetapi juga negara lain untuk berpartisipasi baik dalam pameran, forum diskusi, dan lainnya," kata Grace dalam peluncuran IITCEF di Mal Kota Kasablanka Jakarta, Kamis (28/4/2022).

Acara tersebut juga didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi peluncuran IITCEF 2022 ini. Melalui sambungan zoom, ia berharap IITCEF 2022 dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berharap acara itu dapat membantu kebangkitan ekonomi.

"Semoga dapat memberikan manfaat dan nilai tambah pada industri ekonomi kreatif dan membantu mensejahterakan masyarakat Indonesia," kata Sandiaga.

Peluncuran IITCEF 2022Peluncuran IITCEF 2022. Foto: Putu Intan/detikcom

Berbeda dengan travel fair pada umumnya yang menawarkan destinasi, IITCEF 2022 juga menyuguhkan produk ekonomi kreatif lainnya seperti film, musik, dan fashion. Selain itu, nantinya akan dijual paket-paket perjalanan dengan harga yang lebih murah.

"Kami tidak hanya melibatkan anggota kami yang berjumlah 7 ribu pengusaha tour and travel tetapi juga bekerjasama dengan asosiasi lain yang berhubungan dengan pariwisata dan ekonomi kreatif, " kata Ketua Umum DPP ASITA Rusmiati.

Lebih lanjut Direktur Utama TRANS EVENT, Iko Wisprantoko menjelaskan diselenggarakannya acara ini untuk mendorong masyarakat Indonesia kembali berwisata. Ini mengingat COVID-19 di Indonesia akan menuju endemi.

"IITCEF sebetulnya dibentuk untuk bagaimana menghidupkan industri ekraf di Indonesia yang dengan keterpurukan selama 2 tahun memang sangat sulit apalagi untuk destinasi pariwisata," ujarnya.

"Kita hadir sebagai fasilitator untuk pengguna jasa atau orang-orang yang terpuruk untuk bisa bangkit," dia menambahkan.

Nantinya, IITCEF diselenggarakan secara hybrid. Tidak hanya secara offline di The Kasablanka Hall tetapi juga online.



Simak Video "Travel Fair Digelar Lagi, Turki Jadi Destinasi yang Paling Diminati"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA