Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 03 Mei 2022 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Muslim di Ukraina Salat Id Dibayangi Perang, Berdoa Hidup Damai

Tim detikcom
detikTravel
Damaged and burned vehicles are seen at a destroyed part of the Illich Iron & Steel Works Metallurgical Plant, as smoke rises from the Metallurgical Combine Azovstal during heavy fighting, in an area controlled by Russian-backed separatist forces in Mariupol, Ukraine, Monday, April 18, 2022. (AP Photo/Alexei Alexandrov, File)
Situasi di Ukraina (AP Photo)
Jakarta -

Komunitas muslim di Ukraina merayakan Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah pada Senin (2/5/2022). Berharap agar perang segera usai.

Dikutip dari Anadolu, para muslim di Ukraina melaksanakan salat Id di Masjid Islamic Community Center di ibu kota Ukraina, Kyiv.

Presiden Dewan Muslim Ukraina, Seyran Arifov, mengatakan banyak muslim yang meninggalkan rumahnya karena invasi Rusia sejak 24 Februari.

Beberapa dari mereka memilih menjadi pengungsi di negara orang, sedangkan yang lain lari ke tempat yang lebih aman dan tetap berada di Ukraina.

Meski perang masih terjadi, Arifov mengatakan komunitas muslim Ukraina bertekad untuk berkontribusi kepada negara dan rakyat Ukraina.

Seyfullah Rashidov, seorang profesor di Izmail State University of Humanities Ukraina, menyapa semua muslim pada Idul Fitri dan berharap mereka hidup damai dan dilimpahi kesehatan.

Salah satu muslim Ukraina, Ali Assadi, berharap perang segera berakhir.

Belakangan, Rusia mengintensifkan serangan di Ukraina timur, terutama Mariupol, dan bagian selatan. Situasi di Mariupol amat mengenaskan. Warga tidak bisa mengakses air, makanan, obat-obatan. Bahkan, mereka tidak dapat menghirup udara segar. Serangan Rusia di Ukraina timur disebut-sebut sebagai fase perang dua.

Imbas perang itu, menurut laporan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), setidaknya 2.899 warga sipil tewas, dan 3.235 mengalami luka-luka. Namun, jumlah kematian disebut lebih tinggi dari perkiraan lembaga itu. Selain itu, lebih dari 5,4 juta penduduk mengamankan diri ke negara lain.

Simak Video 'Hari Raya Idul Fitri di Rusia, Warga Berdoa Perang Segera Berakhir':

[Gambas:Video 20detik]



(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA