Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 22 Apr 2022 13:19 WIB

TRAVEL NEWS

Kenapa Sih Rusia Ngebet Banget Rebut Mariupol?

bonauli
detikTravel
Mariupol Terpuruk, Biden dan Macron Diundang untuk Lihat Bukti Genosida
Mariupol. DW (News)
Mariupol -

Invasi Rusia terharap Ukraina masih terus berlanjut. Mariupol jadi salah satu kota yang mengalami kerusakan paling parah dalam perang ini.

Mariupol dibombardir tiada henti. Bangunannya rusak parah dan korban dari Ukraina terus berjatuhan.

Mariupol adalah kunci kampanye militer Moskow di Ukraina. Dikutip dari BBC, ada empat alasan utama mengapa merebut kota pelabuhan ini akan jadi kemenangan strategis bagi Rusia:

1. Titik antara Krimea dan Donbas

Mariupol menjadi titik tengah antara Krimea dan Dobas. Jatuhnya Mariupol dapat membuat Rusia merebut Donbas dan Krimea yang menjadi perbatasan darat negara tersebut.

Jendral Sir Richard Barrons, mantan komandan Komando Pasukan Gabungan Inggris mengatakan bahwa merebut Mariupol sangat penting untuk upaya perang Rusia.

"Ketika Rusia merasa telah berhasil menyelesaikan pertempuran itu, mereka akan menyelesaikan jembatan darat dari Rusia ke Krimea dan mereka akan melihat ini sebagai keberhasilan strategis utama," ujarnya.

Jika Mariupol direbut, Rusia memiliki kendali penuh atas 80 persen garis pantau Laut Hitam Ukraina. Ini artinya, Rusia bisa memutus perdagangan maritim Ukraina dan megisolasinya dari dunia.

2. Mencekik perekonomian Ukraina

Mariupol telah lama menjadi pelabuhan penting yang strategis di Laut Azov, bagian dari Laut Hitam. Tak hanya itu, Mariupol adalah pelabuhan terbesar di wilayah Laut Azov dan rumah bagi pabrik besar dan baja utama.

Sebelum invasi, Mariupol adalah pusat ekspor utama untuk baja, batu bara dan jagung Ukraina. Ekspor ini dikirim ke Timur Tengah dan sekitarnya.

Adanya blok beton di pantai akan memblokir memblokir kendaraan dari Laut Azov ke jalan utama Mariupol di luar pelabuhan. Kehilangan Mariupol akan jadi pukulan besar bagi perekonomian Ukraina.

3. Peluang Propaganda

Mariupol adalah rumah bagi unit milisi Ukraina yang disebut Brigade Azov. Brigade Azov menghubungkan Mariupol ke seluruh Laut Hitam dan jadi tempat tinggal bagi ekstremis sayap kanan yang adalah neo-nazi.

Meskipun hanya fraksi terkecil dari pasukan tempur Ukraina, namun ini bisa jadi alat propaganda bagi Moskow. Alasannya agar penduduk Rusia percaya bahwa pemuda yang dikirim berperang di Ukraina ada di sana untuk menyingkirkan mereka dari neo-nazi.

4. Hancurnya psikologis Ukraina

Jatuhnya Mariupol ke tangan Rusia membuat perang psikologis pada kedua pihak. Kemenangan Rusia di Mariupol akan memungkinkan Kremlin untuk menunjukkan pada penduduknya bahwa Rusia telahh mencapai tujuan dan membuat kemajuan.

Presiden Putin melihat garis pantai Laut Hitam Ukraina sebagai sesuatu yang disebut Novorossiya atau Rusia Baru yang turun-temurun daru kekaisaran abad ke-18.

Hilangnya Mariupol akan jadi pukulan besar bagi Ukraina secara militer, ekonomi dan psikologis rakyatnya. Mariupol akan jadi kota besar pertama yang secara strategis jatuh ke tangan Rusia.

Simak Video 'Komandan Resimen Azov Bantah Rusia Kuasai Mariupol':

[Gambas:Video 20detik]




(bnl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA