Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 22 Mei 2022 15:40 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Upacara Melukat Dikomersialkan, Cuma Buat Konten Instagram?

Tim detikcom
detikTravel
Pevita Pearce
Foto: Upacara Melukat (Instagram/@pevpearce)
Denpasar -

Baru-baru ini viral tentang upacara Melukat yang sejatinya untuk menyucikan diri, tetapi malah dikomersialkan hanya untuk konten Instagram, bahkan TikTok.

Seorang selebtweet sekaligus Youtuber dari Bali, Ngurah Saka mengutarakan keresahannya akan upacara Melukat yang kian begeser makna dan berubah fungsinya. Dari yang semula untuk menyucikan diri, sekarang hanya untuk konten Instagram atau TikTok saja.

Apalagi makin banyak oknum yang mengkomersialisasi upacara Melukat. Dengan membayar uang sekian juta, traveler sudah bisa menjalani upacara Melukat.

Pinandita I Ketut Pasek Swastika, selaku Waka Bidang Agama dan Kerohanian PHDI Bali sangat menyayangkan prosesi melukat (penyucian diri dengan air) kini dikomersialkan dan dijadikan bahan konten Instagram.

Menurutnya, prosesi melukat yang merupakan upacara penyucian diri agama Hindu ini sangat suci dan hanya dapat dilakukan oleh umat Hindu.

"Kita sangat menyayangkan prosesi sakral melukat dikomersialkan dan dijadikan bahan konten berbayar. Kalau Melukat itu ada puja mantra, yang dilakukan oleh seorang pandita kepada umatnya," terangnya saat dihubungi, Sabtu (21/5/2022).

"Boleh-boleh saja umat di luar agama Hindu melakukan prosesi ini. Namanya mandi, bukan melukat. Bisa di pancoran, sungai, danau, asal jangan pakai kata melukat, karena sakral," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah artis tanah air berbondong-bondong melakukan upacara penyucian yang sangat sakral di agama Hindu ini. Seperti contohnya Ariel Tatum dan Pevita Pearce. Terkait hal ini, ia pun menduga jika para artis ini menggunakan jasa event organizer yang tidak memahami budaya agama Hindu Bali.

"Nah, kalau artis tamu pakai sebutan melukat itu kurang pas, karena mereka itu belum tentu Hindu lagi pula siapa yang mendampingi, siapa yang memfasilitasi siapa yang melapalkan puja mantra. Maka kurang pas lah kalau dipakai untuk komersial," tambahnya.


---


Artikel ini telah naik di detikBali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Geger Sejoli Berpakaian Adat Bali Mesum di Mobil Usai Melukat"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA