Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 04 Jun 2022 17:17 WIB

TRAVEL NEWS

M-Paspor Disorot karena Lemot, Kini Tambah Kuota 3 Kali Lipat

Femi Diah
detikTravel
Petugas Imigrasi menunjukkan aplikasi Mobile Paspor atau M-PASPOR di Pusat Pelayanan Terpadu Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/1/2022). Aplikasi yang diluncurkan Ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dan bisa diunduh dari Play Store itu untuk memudahkan dan mempercepat masyarakat dalam pengurusan paspor. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Jakarta -

Permintaan pembuatan paspor melonjak setelah pelonggaran aturan perjalanan hingga mengakibatkan M-Paspor sulit diakses. Imigrasi merespons.

Direktorat Jenderal Imigrasi menambah kuota penerbitan paspor hingga tiga kali lipat di seluruh kantor imigrasi di Indonesia. Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi Achmad Nur Saleh menyebutkan penambahan kuota berlaku mulai Senin (6/6/2022).

Pengisian kuota antrean tambahan dilakukan melalui Aplikasi Mobile Paspor (M-Paspor) yang dapat diunduh oleh pemohon melalui Playstore maupun Appstore. Achmad mengungkapkan masyarakat pemohon paspor yang selama beberapa hari belakangan kesulitan mendapatkan kuota dapat mulai mengajukan permohonan melalui M-Paspor mulai Minggu (5/6). Sejumlah kantor Imigrasi mengakui layanan M-Paspor bermasalah.

Karena sulit M-Paspor sulit diakses, traveler yang membutuhkan paspor pun memilih untuk datang langsung ke kantor Imigrasi. Celakanya, antrean dibatasi. Tidak sedikit traveler yang harus antre sejak dini hari demi mendapatkan nomor antrean bayangan sebelum benar-benar bisa mengantongi antrean dari Imigrasi yang buka pukul 07.00.

"Menanggapi fenomena peningkatan permintaan paspor ini, kami secara cepat langsung menambah kuota hingga tiga kali lipat sehingga bisa meng-cover pelayanan penerbitan paspor di seluruh kantor imigrasi," kata Achmad dalam rilis kepada detikTravel, Sabtu (4/6).

Achmad menjelaskan peningkatan permintaan paspor akhir-akhir ini karena membaiknya situasi pandemi diikuti relaksasi regulasi perjalanan internasional oleh sejumlah negara. Selain itu, juga penyelenggaraan ibadah umroh dan haji oleh Arab Saudi dibuka lagi.

"Kami mencatat adanya peningkatan permohonan paspor yang cukup signifikan hampir di seluruh kantor imigrasi di Indonesia. Sudah dua tahun pandemi, masyarakat rindu bepergian, apalagi perbatasan antar negara juga udah dibuka" kata Achmad.

Untuk mengurus paspor, Achmad meminta masyarakat harus terlebih dahulu melakukan prosedur pendahuluan melalui aplikasi M-Paspor. Prosedur ini mensyaratkan pemohon mengisi formulir secara elektronik, mengunggah dokumen persyaratan, memilih jadwal kedatangan serta membayar permohonan paspor.

Andai sudah bisa mengakses M-Paspor, traveler hanya perlu hadir di kantor Imigrasi pada tanggal yang telah dipilih. Traveler menjadlani wawancara dan pengambilan data biometrik. Pemohon kemudian mengambil paspor yang sudah selesai dalam tiga hari kerja.

"Pembayaran dilakukan sebelum wawancara di kantor imigrasi. Bisa dilakukan melalui Bank, marketplace (Tokopedia dan Bukalapak), Kantor Pos dan Indomaret. Pemohon paspor harus membayar dalam dua jam setelah menerima kode billing" jelasnya.

Untuk kemudahan akses Informasi alamat, Achmad mempersilakan masyarakat menghubungi nomor whatsapp dan akun media sosial kantor imigrasi yang bisa dilihat pada tautan berikut https://www.imigrasi.go.id/id/hubungi-kami-kantor-imigrasi/.

"Masyarakat yang membutuhkan informasi keimigrasian lebih lanjut bisa menggunakan livechat Ditjen Imigrasi di website www.imigrasi.go.id pada Senin-Jumat pukul 09.00 s.d. 15.00 WIB," kata dia.



Simak Video "Tanggapan Pihak Imigrasi Jaksel soal Antre Layanan Paspor dari Subuh "
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA