Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 07 Jun 2022 11:05 WIB

TRAVEL NEWS

2 Langkah Selamatkan Borobudur: Pemberdayaan Masyarakat dan Edukasi

Sejumlah umat Budha mengikuti kirab saat prosesi kirab Waisak 2563 BE/2019 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019). Prosesi kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur yang diikuti oleh ribuan umat Budha itu menjadi rangkaian puncak peringatan Tri Suci Waisak 2019. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.
Foto: Candi Borobudur (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta -

Selain menaikkan harga tiket, tetidaknya ada 2 langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan Candi Borobudur.

2 Langkah itu disebut Taufan sebagai Borobudur Inisiatif. Yang pertama adalah fokus dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Salah satu cara yang paling kuat dan mampu memberikan dampak dalam melindungi candi Borobudur adalah menanamkan pola pikir pariwisata bertanggung jawab dengan pemberdayaan masyarakat," ujar Pengamat pariwisata, Taufan Rahmadi dalam keterangannya, Selasa (7/6/2022).

"Melalui pemberdayaan masyarakat ini, wisatawan yang mengunjungi Candi Borobudur diedukasi tentang sejarah dan tradisi masyarakat setempat, sehingga diharapkan akan muncul kesadaran, keterikatan dan rasa bangga yang lebih kuat antara penduduk setempat dan wisatawan di dalam bersama menjaga kelestarian Borobudur," jelasnya.

Langkah kedua yang bisa dilakukan pemerintah adalah menjadikan pariwisata sebagai sarana edukasi agar wisatawan turut menjaga candi Borobudur.

"Di saat wisatawan berkunjung ke candi Borobudur, mereka sedari awal sudah dilibatkan dalam kegiatan berwisata yang menjelaskan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di saat berkunjung," imbuhnya.

"Hal ini dijelaskan dengan konsep yang menarik dan kreatif sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah disepakati bersama. Ini membutuhkan konsistensi dan sosialisasi yang kuat di dalam melaksanakannya," beber pria berkacamata ini.

Menurut Taufan, Candi Borobudur sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas harus dikembangkan berdasarkan rencana strategis jangka panjang berdasarkan analisis yang mencakup semua kemungkinan terkait manfaat ataupun kerusakan dengan prinsip-prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan

"Pada akhirnya, kebijakan apapun terkait Candi Borobudur termasuk kebijakan naiknya harga tiket, harus mampu memenuhi kepentingan bersama dari para pelaku pariwisata dan masyarakat setempat dengan dilandaskan pada upaya untuk tetap menjaga kelestarian candi Borobudur dengan tanpa mematikan pergerakan ekonomi yang saat ini sedang merangkak tumbuh kembali setelah dihajar pandemi," pungkasnya.

Simak Video 'Pengunjung yang Naik ke Candi Borobudur Kini akan Dibatasi':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Pro Kontra Tiket Naik Candi Borobudur Rp 750 Ribu"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA