Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 09 Jun 2022 10:35 WIB

TRAVEL NEWS

Menko PMK soal Borobudur: Kita Tinjau Lagi

Afzal Nur Iman
detikTravel
Petugas Balai Konservasi Borobudur (BKG) menunjukkan aus di bagian tangga dan relief Candi Borobudur, Magelang, Selasa (7/6/2022)
Candi Borobudur (Foto: Eko Susanto/detikJateng)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ikut buka suara soal polemik naiknya tiket naik ke Candi Borobudur. Ia mengatakan masalah tarif naik Candi Borobudur masih bisa ditinjau.

Tinjauan itu berdasarkan banyaknya saran yang masuk. Dikatakan dia bahwa tujuan awal kenaikan mendaki Candi Borobudur adalah untuk konservasi.

"Nanti kalau memang banyak saran, usulan dari berbagai pihak tentang tarif yang ditetapkan itu ya nanti akan kita tinjau lagi," kata Muhadjir saat ditemui di Unnes, Gunungpati, Semarang, Rabu (8/6/2022).

"Bagaimana supaya tujuan awal niat mulia dari kita untuk memproteksi, mengkonservasi menjaga keanggunan, keagungan dari nilai peninggalan kita yang sangat tak ternilai harganya itu tetap terjaga, nanti akan kita lihat," sambungnya.

Muhadjir menyampaikan yang mendasari rencana penetapan tarif naik Candi Borobudur sebesar Rp 750 ribu bagi turis lokal dan 100 USD bagi turis asing adalah untuk masalah pelestarian. Menaikkan harga tiket hanya merupakan satu upaya untuk menekan jumlah pengunjung naik candi.

"Upaya untuk memperkecil jumlah pengunjung dalam arti yang naik ke candi maka salah satunya adalah dengan menaikkan tiket itu," jelasnya.

Berita selengkapnya baca di tautan detikJateng ini.



Simak Video "Sandiaga Uno Harap Penataan Candi Borobudur Bisa Tarik 20 Juta Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA