Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 11 Jun 2022 13:29 WIB

TRAVEL NEWS

Palau... Wisata Pertama Dunia Apa Lagi yang Kau buat?

bonauli
detikTravel
Beautiful view of Palau tropical islands and Pacific ocean from above
Palau (Thinkstock)
Ngerulmud -

Palau, sebuah negara kepulauan yang sangat indah di Samudra Pasifik. Obsesinya adalah menjaga alam dengan membangun pariwisata.

Disebut-sebut sebagai surganya pecinta bawah laut, membuat Palau bangga dan begitu menjaganya. Punya lebih dari 300 pulau, Palau bisa dibilang "kaya" akan peraturan pariwisata.

Pada tahun 1979, Palau mengadopsi konstitusi anti-nuklir pertama dunia. Kecintaan Palau akan alamnya diteruskan dengan pelarangan penggunaan sunblock tertentu saat berenang di laut.

Tak sampai di situ, negara ini juga bikin Ikrar Palau, yaitu penandatanganan stempel janji di paspor turis. Mereka yang datang ke sini harus berjanji akan berlaku baik dan tidak meninggalkan apa pun kecuali jejak kaki.

Kali ini, Palau kembali membuat program baru bernama Ol'alau Palau. Program ini menawarkan inisiatif pertama dunia untuk membuat turis bertanggung jawab pada pariwisata.

Beautiful view of Palau tropical islands and Pacific ocean from abovePalau Foto: (Thinkstock)

Pada tahun 2020, seorang warga Palau, Jennifer Koskelin-Gibbons Clarke mempelopori inisiatif program Ol'au Palau. Dalam bahasa Palau, Ol'au adalah cara penduduk untuk mengundang seseorang ke ruang pribadi mereka.

"Ol'au adalah cara informal bagi kami untuk memanggil seseorang yang kami kenal seperti teman atau keluarga untuk menarik perhatian mereka. Kami mungkin menggunakannya untuk memanggil Anda untuk bergabung dalam acara barbekyu, atau jika kami berada di pantai dan Anda datang dengan kapal Anda, saya dapat memanggil Anda untuk bergabung dalam kesenangan keluarga kami," jelas Koskelin-Gibbons dikutip dari BBC.

Jadi "permainan" ini akan menawarkan pengalaman eksklusif pada turis berdasarkan bagaimana mereka memperlakukan lingkungan dan budaya, bukan dari berapa banyak uang yang dapat mereka keluarkan.

Singkatnya, traveler harus lebih dulu berkunjung ke Palau. Kemudian melalui aplikasi khusus, traveler akan dinilai dengan poin. Poin akan bertambah jika traveler berkelakuan hormat dan lembut saat di alam.

Seperti memakai sunscreen yang disarankan, mengunjungi situs-situs budaya penting atau makan makanan lokal yang dikelola secara berkelanjutan.

Poin tersebut nantinya bisa ditukarkan dengan pengalaman budaya berbasis alam yang hanya akan disediakan khusus untuk warga Palau. Tempat-tempat wisata ini tidak terbuka untuk umum, sebut saja berenang di gua rahasia, pendakian di trek berbeda, berbagi makanan dengan penduduk setenpat sampai memancing di area terpencil.

Yang paling unik adalah pengalaman melihat upacara kelahiran pertama. Tradisi ini sangat jarang dilakukan wisatawan karena termasuk acara budaya penting.

Semua inovasi ini berkembang dari Sumpah Palau yang muncul pada tahun 2015. Saat itu kunjungan turis ke Palau mencapau 150.000 orang setiap tahunnya. Jumlah ini tujuh kali lipat dari populasi Palau.

Untuk itu, Palau yang begitu mencintai alamnya berpikir keras untuk mendidik turis. Turis yang datang tidak boleh berlaku seenaknya, tapi justru harus ikut merawat dan menjaga Palau.



Simak Video "Longgarkan Aturan, Jepang Mulai Terima Turis Asing"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA