Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 23 Jun 2022 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Keluarga Soekarno juga Pernah Liburan di Wendit, Megawati Naik Perahu

Putu Intan
detikTravel
Fasilitas di Wendit yang Tidak Terawat
Foto: Putu Intan/detikcom
Malang -

Presiden RI pertama Ir. Soekarno bersama keluarga rupanya pernah berlibur di pemandian Wendit, Kabupaten Malang. Cerita itu dituturkan juru kunci Wendit.

Mbah Sholeh, demikian juru kunci itu biasa disapa, menuturkan betapa sohor pemandian Wendit. Pemandian berusia ratusan tahun itu sudah menjadi saksi kedatangan orang-orang penting. Mulai dari raja-raja Mataram Kuno hingga Majapahit sampai Presiden Soekarno.

"Dulu Pak Presiden ke sini. Zamannya Megawati, Guntur, Guruh masih kecil. Itu dari Pangkalan Udara Abd. Saleh lalu ke sini, naik perahu lalu tinggal di hotel milik Mbah saya," katanya kepada detikcom.

Mbah Sholeh tak tahu pasti tahun berapa Soekarno sekeluarga datang ke Wendit. Ia hanya diberitahu peristiwa itu terjadi ketika mertuanya masih anak-anak. Ketika itu, mertuanya sempat membantu mendorong perahu yang ditumpangi Megawati.

"Megawati waktu itu masih kecil, bersama Guruh itu naik perahu. Yang mendorong mertua saya," ujarnya.

Masyarakat sekitar Wendit memang tak asing dengan sosok Soekarno. Di sana bahkan ada petilasan Soekarno ketika ia berguru ke Eyang Soro. Lokasi itu dikenal sebagai Padepokan Sumber Agung Wendit yang terletak di belakang Wendit.

"Makanya, sejarah itu terlalu banyak di Wendit. Tapi sayang dimatikan oleh orang-orang (pengurus) di sini," kata Mbah Sholeh.

Kondisi Wendit saat ini memang tampak tak terawat. Fasilitasnya rusak dan usang. Air di sana juga diambil oleh PDAM Kota Malang untuk mencukupi kebutuhan air warga Kota Malang.

Suasana Wendit semakin lama menjadi sepi. Orang-orang lebih tertarik datang ke pemandian lain yang fasilitasnya lebih bagus.

Salah satu atraksi andalan di Wendit adalah wisata perahu. Sayangnya, karena air menjadi dangkal, perahu tak dapat bergerak sejauh dulu.

Teringat cerita bagaimana anak-anak Soekarno sempat merasakan naik perahu menjelajahi Wendit, Mbah Sholeh mengatakan pengalaman itu mungkin tidak dapat dirasakan generasi sekarang.

"Sekarang perahu tidak bisa jalan seperti dulu. Sudah dangkal," kata dia.



Simak Video "Megawati Ingin Perbaiki Tendensi Bung Karno Komunis"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA