Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Jul 2022 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Monas Sudah Waktunya Direstorasi, Harus dari Pemerintah Pusat?

Jika diperhatikan dengan seksama tugu Monas saat ini terlihat kusam seakan tidak terawat. Dinding tiang dari ikon Ibu Kota bahkan sedikit menghitam.
Monas menghitam karena lumut (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Monas dibangun dari tahun 1961 dan dibuka untuk umum pada tahun 1975. Monas kini terasa sangat tua, apakah sudah waktunya direstorasi seperti Masjid Istiqlal dan GBK?

Pengalaman terbaru mengunjungi Monas, Kamis (7/7/2022), SDM atau pengelola sudah terbilang baik dalam menjalankan tugasnya. Mereka aktif dalam pemberitahuan pada pengunjung agar selalu tertib.

Namun, pengalaman berbeda akan dirasa saat berjalan di lorong pintu masuk yang terasa tua dengan AC tak lagi dingin. Terlebih kondisi toilet yang sudah kusam di sana-sininya.

"Kalau bicara tentang cagar budaya ya harus mengikuti norma-norma yang diberikan oleh pusat konservasi cagar budaya. Tidak sembarang seperti itu," kata Humas Unit Pengelola Kawasan Monas, Nursamin, di kantornya Kamis (7/7/2022).

"Ada pakemnya. Nggak asal dibersihkan," dia menambahkan.

Lalu bagaimana dengan restorasi untuk Monas? Apakah sudah ada perencanaannya?

Nur mengatakan tentang kunjungan Guruh Sukarno Putra.

"Tapi memang yang saya masih ingat, saya pernah mendampingi Mas Guruh Sukarno Putra dan tim ketika kunjungan ke Monas, kalau nggak salah ingat itu 2013," kata dia.

"Beliau berkata, Monas ini harus direstorasi. Bahasanya seperti itu. Memang sudah lama dan ini sudah menjadi perhatian kita," dia menambahkan.

Nur menyebut bahwa Pengelola Kawasan Mlnas juga ingin ada pembaruan di unit yang dikelolanya. Ia menghargai pendapat dari semua pihak.

"Memang keinginan kita semua, tidak hanya dari kami yang pengelola dan masyarakat. Kita juga sangat menghargai respect mereka. Untuk perhatian itu," kata dia.

"Tapi, ada juga hal-hal yang memang menjadi pemikiran serius untuk bisa merealisasikan itu semua," kata dia.

Karena Monas adalah ikon dari Indonesia dan Nur menyebut akan kuasa restorasi bisa jadi adalah tanggung jawab pemerintah pusat.

"Ini ikon negara. Tentunya kita lihat cakupannya seberapa besar yang harus dikerjakan," dia.

"Candi Borobudur pun dikerjakan pula oleh pusat. Tergantung biaya hingga besaran cakupannya," kata Nur.

Simak Video 'Melihat Kondisi Monas yang Dindingnya Mulai Kusam':

[Gambas:Video 20detik]



(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA