Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 26 Jul 2022 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Maskapai Jepang Ini Tawarkan Burger Jangkrik, Mau Coba?

Syanti Mustika
detikTravel
Menu makanan pesawat
Ilustrasi makanan di pesawat (iStock)
Jakarta -

Maskapai Jepang ini katanya mengajak penumpang untuk keluar dari zona nyaman. Mereka pun menghidangkan makanan 'ekstrim' bagi para pecinta tantangan.

Dilansir dari Simple Flying, Selasa (26/7/2022) maskapai ZipAir ingin menantang para penumpangnya dengan menambahkan ekstra pada pilihan makanan di pesawat mereka. Katanya, makanan ini ramah lingkungan.

Jadi penumpang akan dihidangkan makanan yang mengandung bubuk serangga, khususnya bubuk jangkrik ini. Jangkrik goreng telah lama menjadi pilihan street food populer dan bergizi di beberapa bagian Asia. Meskipun terkadang merupakan pilihan yang tidak biasa bagi sebagian turis internasional.

"Sebagai bagian dari komitmen ZIPAIR terhadap keberlanjutan, maskapai ini telah bermitra dengan Gryllus Inc. untuk menawarkan pilihan makanan ramah lingkungan untuk membantu mengurangi limbah makanan di jaringan internasionalnya," pernyataan ZipAir.

"Mulai 1 Juli 2022, operator akan menawarkan pilihan kepada pelanggan untuk membeli makanan khusus yang kaya protein, termasuk burger cabai dengan topping tomat atau pasta pescatore plate yang dikembangkan bekerja sama dengan Gryllus," betulah pengumumannya.

"Bahan-bahan di kedua makanan tersebut memiliki kandungan protein yang kaya yaitu serangga yang dapat dimakan dalam bentuk bubuk, Gryllus bimaculatus. Dengan mengonsumsi sumber alternatif yang kaya protein, tindakan ini dapat berdampak positif terhadap perubahan iklim," ditambahkan.

Menu pertama yaitu burger jangkrik. Makanan ini diperkenalkan ZipAir pada akhir Juni lalu. Dan menu kedua yaitu pasta pescatore. ZipAir mengatakan bahwa dalam roti, patty, dan saus tomat rasa pedas burger, dan dalam pilihan pasta, udang cangkang lunak, gurita, cumi-cumi, dan kerang dimasak dalam saus berbasis tomat mengandung bubuk gryllus.

Tentu saja ada pro-kontra untuk kebijakan baru maskapai ini. Dimana kesannya mereka hanya sekedar ingin memberikan sesuatu yang murah saja ke pelanggan.

ZipAir mengatakan mengharuskan penumpang untuk memesan makanan di awal untuk mengurangi pemborosan (dan menghemat uang maskapai). Jadi, tidak ada argumen di sana.

Tenang saja, dua pilihan makanan tersebut masih mengandung daging sapi dan makanan laut. Ada banyak masalah lingkungan seputar produksi ternak dan penangkapan ikan, sehingga pilihan makanan yang sepenuhnya berbasis serangga bisa menjadi pilihan yang lebih baik dari perspektif lingkungan.

Namun, itu mungkin langkah yang terlalu berat bagi pelanggan ZipAir. Mereka juga menegaskan tidak mencoba mengubah dunia atau kebiasaan makan dalam semalam.

Sebaliknya, maskapai ini tertarik untuk mengurangi limbah makanan dan mempromosikan konsumsi sumber protein alternatif. Satu atau dua tahun ke depan, akan menarik untuk mengetahui seperti apa penyerapan dari pilihan makanan baru itu.



Simak Video "Jepang Dilanda Banjir Parah, Jembatan Ambruk-Mobil Nyungsep"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA