Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 27 Jul 2022 06:11 WIB

TRAVEL NEWS

Heboh Restoran Gua di Uluwatu, Disbud Badung: Bukan Objek Cagar Budaya

Petugas melakukan peninjauan lapangan untuk memeriksa legalitas bangunan Restoran The Cave di kawasan Pecatu, Badung, Bali, Selasa (19/7/2022). Restoran unik yang terletak di dalam gua itu dihentikan operasionalnya sementara karena belum melengkapi izin dan sedang menunggu kajian dari sejumlah instansi terkait pemanfaatan gua tersebut sebagai restoran. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Restoran dalam gua The Cave (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung mengumumkan restoran gua di dalam Hotel The Edge, Uluwatu, Bali tidak berada dalam gua yang diduga objek cagar alam. Soal perijinan operasional di tangan dinas lain.

Restoran itu bikin heboh karena dibangun di dalam gua. Tepatnya, gua di Hotel The Edge, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Bali.

Dalam prosesnya, pemerintah Badung mengecek langsung restoran gua tersebut untuk memastikan status gua. Selain itu, pemerintah setempat memastikan perijinan The Cave.

Berdasarkan kajian, Kepala Disbud Badung I Gde Eka Sudarwitha (48) menyatakan gua tersebut bukanlah Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB). Itu berdasarkan kajian teknis dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Bali bersama dengan tim dari program studi Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana serta Perkumpulan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) Komda Bali-NTB-NTT.

Petugas melakukan peninjauan lapangan untuk memeriksa legalitas bangunan Restoran The Cave di kawasan Pecatu, Badung, Bali, Selasa (19/7/2022). Restoran unik yang terletak di dalam gua itu dihentikan operasionalnya sementara karena belum melengkapi izin dan sedang menunggu kajian dari sejumlah instansi terkait pemanfaatan gua tersebut sebagai restoran. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.Petugas melakukan peninjauan lapangan untuk memeriksa legalitas bangunan Restoran The Cave di kawasan Pecatu, Badung, Bali, Selasa (19/7/2022). (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

"Tidak ditemukan aktivitas manusia masa lalu atau temuan arkeologi karena gua itu adalah rongga di dalam tanah yang jebol ketika ada aktivitas pembangunan hotel. Walaupun itu tidak bersifat gua tapi harus tetap dipelihara dan dijaga supaya pengunjung di sana aman untuk beraktivitas dan bisa dimanfaatkan untuk sarana pariwisata," kata Eka Sudarwitha ketika dihubungi detikBali.

Dia bilang ini merupakan pengalaman pertama menemukan restoran gua. Eka menuturkan sejatinya sebuah restoran atau peruntukan lain bisa saja dibangun di obyek-obyek yang diduga cagar budaya, tetapi harus berpegang teguh terhadap prinsip untuk tidak mengubah, merusak, hingga membahayakan pengunjung.

"Di masa yang akan datang jika ditemukan lokasi-lokasi yang barangkali diindikasikan sebagai objek yang diduga cagar budaya agar dapat berkoordinasi dengan kami di Dinas Kebudayaan. Nantinya, kami akan berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya agar sama-sama dapat merumuskan strategi pemanfaatannya. Konsep pelestarian bukan melarang, boleh memanfaatkan tapi agar tidak mengganggu, merusak dan keberadaan obyek," dia menjelaskan.

Sejak pemeriksaan oleh tim bentukan alai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Bali dan Disbud Badung, The Cave ditutup. Untuk dapat beroperasi kembali, kata Eka, itu tergantung keputusan di Dinas Perizinan Badung dan dinas terkait.

Halaman berikutnya >>> Penjelasan hasil kajian gua yang jadi restoran

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pengalaman Menginap di Plataran Menjangan Resort and Spa di Bali Barat"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA