Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 30 Jul 2022 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Memilukan, Turis AS Ditemukan Mengapung Setelah Tewas Kehabisan Darah

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Pantai di Phuket
Pantai di Phuket. (Foto: Tourism Authority of Thailand)
Phuket -

Warga Phuket dikejutkan oleh penemuan mayat turis di kawasan Pantai Yanui. Dilaporkan mayat tersebut ternyata seorang warga negara Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Thaiger, Sabtu (30/7/2022), seorang nelayan menemukan mayat mengapung di bagian berbatu pantai di Windmill Viewpoint, Phuket, Thailand. Kemudian diketahui bahwa mayat tersebut merupakan seorang warga negara AS.

Ketika menerima laporan penemuan ini, penjaga pantai membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk mengangkat jenazah tersebut. Kondisi jenazah sudah mulai terdekomposisi. Diduga jenazah telah wafat sejak 7 hari yang lalu.

Ketika ditemukan jenazah dalam posisi menelungkup. Wajahnya berada di antara bebatuan, sedangkan kakinya terlipat. Karena sudah cukup lama, kulitnya telah membengkak.

Petugas menemukan kunci hotel dan sebuah kartu residen Korea Selatan di tubuhnya. Ia menggunakan kaos berlogo Heineken dan celana pendek berkantong yang berisi paspor dan uang tunai 30.000 baht.

Jenazah itu diidentifikasi bernama John Joseph Sheridan, berusia 74 tahun. Dilaporkan bahwa Sheridan tampaknya terjatuh dari balkon tempat turis melihat pemandangan. Namun karena tidak ada yang mengetahui kejadian ini, ia tewas kehabisan darah.

Hal ini diperkirakan setelah melihat lokasi ditemukannya jenazah. Lokasi itu berada di depan sebuah viewing deck atau dek tempat melihat pemandangan di bagian utara Pantai Yanui.

"Kami yakin dia jatuh dari viewing deck dan menghantam bebatuan tajam di bawah sebelum tewas karena kehabisan darah. CCTV di sekitar area akan diperiksa untuk keperluan investigasi lanjutan," kata Kepala Polisi Chalong Kolonel Karat Plaidueng.

Jenazah Sheridan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Vachira Phuket untuk mendapatkan otopsi. Sementara itu, pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat telah dikabari mengenai kejadian ini.

Dikutip dari Daily Mail, dalam investigasi lanjutan, Letnan Kolonel Jarus Lempan menambahkan bahwa pihak hotel tempat Sheridan menginap menyatakan bahwa tamu mereka itu menghilang.

"Kami telah memeriksa CCTV di jalur yang dilalui turis tersebut. Pihak hotel mengatakan bahwa turis berusia lanjut tersebut menghilang," kata Jarus Lempan.

Selanjutnya, otoritas Phuket akan berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk menentukan langkah yang harus diambil.



Simak Video "Thailand Siap Sambut Wisatawan Asing dan Tak Perlu Karantina"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA