Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 30 Jul 2022 19:40 WIB

TRAVEL NEWS

Hotel 'Tidak Tersedia', Pantai Lakey NTB Kehilangan Turis

Faruk Nickyrawi
detikTravel
pantai lakey dompu
Pantai Lakey (I Gede Leo/d'Traveler)
Dompu -

Pantai Lakey tengah dilanda keresahan. Turisnya mulai berkurang karena kabar kamar hotel yang tidak tersedia.

Pantai Lakey berlokasi di Desa Hu'u, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Setelah Pandemi COVID-19, pantai yang terkenal dengan ombak untuk surfing ini terlihat sepi.

Berbagai faktor yang menjadi alasan wisatawan mancanegara ogah kembali ke pantai ini. Selain karena harga tiket mahal dan manajemen akomodasi bandara yang sewenang-wenang, fasilitas penginapan hotel juga disebut masuk dalam daftar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Muhamad Ali (42) pelaku wisata sekaligus pemerhati wisata pantai Lakey di Desa Hu'u, Kecamatan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Muhammad Ali menuturkan, hampir 90 persen jasa hotel dan penginapan lain yang ada di kawasan pantai Lakey dipakai oleh PT Sumbawa Timur Mining (PT STM). Mereka menggunakan hotel sebagai tempat menginap para karyawannya. Bahkan dibooking dengan jangka waktu bertahun-tahun.

"Jasa akomodasi di Pantai Lakey ini di pakai oleh PT STM, jadi ada isu yang berkembang di luar negeri bahwa semua kamar hotel yang ada dibooking oleh PT STM untuk karyawannya," ungkap Muhammad Ali pada detikBali, Sabtu (30/7/2022).

Ali mengetahui itu setelah berdiskusi dengan relasinya dari luar negeri tentang penyebab para turis tidak lagi mau datang dan berpikir tentang fasilitas yang tidak memadai.

"Jadi seperti itu isu yang berkembang dari luar negeri. Mati suri menurut saya pariwisata Lakey ini, banyak tapi tidak seramai dulu karena berbagai askes yang mempengaruhi termasuk harga tiket pesawat yang sangat mahal," tegasnya.

Fasilitas lain di Pantai Lakey yang juga disorot adalah keberadaan tower safety yang berada di tengah laut. Kondisi tower tersebut sangat memperihatinkan dan dapat menimpa para peselancar sewaktu-waktu rubuh.

"Tower yang ada di dalam laut sudah lapuk dan terancam roboh dan dapat menimpa para wisatawan yang sedang berselancar. Itu harusnya di perbaiki dulu sebelum adanya kejadian yang menjadi masalah," ujarnya.



Simak Video "Demo Tolak Kenaikan BBM di NTB Ricuh, Mahasiswa-Polisi Bentrok"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA