Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 18 Agu 2022 20:10 WIB

TRAVEL NEWS

Gercep, Geber, Gaspol! Sandiaga Semangat Sambut Pariwisata di 2023

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Menparekraf Sandiaga Uno serta Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo mengenakan busana adat daerah di peringatan HUT ke-77 RI di Kemenparekraf.
Sandiaga Uno. Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Indonesia pegang beberapa event besar di 2022. Menparekraf Sandiaga Uno gelorakan semangat agar pariwisata Indonesia dapat semakin bersinar di 2023.

Tahun 2022 menjadi fase pemulihan berbagai sektor di seluruh dunia. Termasuk salah satunya yaitu sektor pariwisata.

Pariwisata Indonesia di tahun 2022 terus mengalami peningkatan dan perlahan-lahan pulih menuju level sebelum pandemi. Pemulihan ini didukung salah satunya oleh berbagai acara berskala internasional yang diadakan di Indonesia.

Di bidang pariwisata, akan ada dua acara besar yang digelar di Indonesia, lebih tepatnya di Bali. Kedua acara tersebut yaitu Tourism Ministerial Meeting dan World Tourism Day.

Tak hanya itu, dalam bidang ekonomi kreatif, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah dari acara World Conference Creative Economy. Acara ini akan digelar pada bulan Oktober di Bali secara hybrid.

"G20 sekarang masih tahap finalisasi menuju puncaknya bulan November. Akan ada dua side event besar yang akan kami lakukan yaitu pertama Tourism Ministerial Meeting dan World Tourism Day yang akan dilakukan di bulan September, bulan depan, dan World Conference Creative Economy yang akan dilakukan bulan Oktober," kata Sandiaga kepada media di Pulau Untung Jawa, Rabu (17/8/2022).

Menurut Sandi, dengan diadakannya berbagai perhelatan internasional ini, mata dunia akan tertuju pada Indonesia. Kemampuan Indonesia untuk menjadi tuan rumah membuat Indonesia dipandang sebagai negara yang berhasil melalui pandemi dengan baik.

"Ini dunia sekarang memandang indonesia sebagai negara yang alhamdulillah bisa menangani pandemi dengan baik. Dan kepulihan pariwisata yang lebih kuat, pulihnya lebih cepat, bangkitnya lebih kuat, menjadi acuan negara-negara lain," kata Sandiaga.

Bukti kepulihan Indonesia tidak hanya diperlihatkan melalui diselenggarakannya berbagai event ini. Dari sisi pariwisata, Indonesia juga mengalami kenaikan peringkat indeks pariwisata. Menurut indeks pariwisata dari World Economic Forum, saat ini Indonesia berada di posisi 32. Naik 12 posisi dan melewati ranking dari Thailand, Vietnam, serta Malaysia.

Sandiaga berharap jika G20 telah berhasil dilaksanakan, pemerintah dan masyarakat tak menyurutkan semangat. Justru momen ini perlu dimanfaatkan dengan terus bergerak aktif agar pariwisata Indonesia dapat pulih sepenuhnya.

"Harapannya ke depan setelah G20 ini kita tidak langsung mengendorkan semangat kita, tapi justru tambah gercep gerak cepat, geber gerak bersama, dan tambah gaspol garap semua potensi lapangan kerja, melalui inovasi, alokasi, dan kolaborasi," ujarnya.

Sandiaga juga menerangkan bahwa pada 2023 Indonesia akan mengetuai berbagai event ASEAN. Oleh karena itu, semangat untuk terus berkembang tak boleh kendor.

"Kita ingin menyambut 2023 dengan keketuaan Indonesia di ASEAN. Karena langsung kita menjadi Ketua ASEAN, dan ASEAN Summit akan ada di Indonesia di 2023, dan puncak dari ASEAN Tourism World akan dilakukan di Jogjakarta awal tahun 2023," kata Sandiaga Uno.



Simak Video "Dukungan Negara Tamu hingga Lembaga Internasional Terhadap Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA