Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 19 Agu 2022 15:42 WIB

TRAVEL NEWS

Kronologi Jatuhnya WNA Portugal di Puncak Rinjani

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Puncak Gunung Rinjani Lombok dari Bukit Pergasingan Sembalun Lombok Timur, NTB.
Puncak Gunung Rinjani. Foto: (Ahmad Viqi/detik Bali)
Jakarta -

Pada Jumat (19/8/2022) pagi, seorang pendaki kelahiran Israel dan berkebangsaan Portugal jatuh di puncak Rinjani. Korban diduga tewas. Berikut kronologinya.

Telah ramai diberitakan mengenai pendaki yang tewas karena terjatuh di puncak Gunung Rinjani. Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), korban tersebut bernama Boaz Bar Anan.

Ia merupakan seorang turis laki-laki kelahiran Israel yang berkebangsaan Portugis. Dilaporkan bahwa korban jatuh di Puncak Rinjani pada pukul 05.30 WITA.

Berita mengenai kecelakaan ini disampaikan oleh Trekking Organizer (TO) Rudy Trekker kepada Kepala Resort TNGR Sembalun. Informasi ini kemudian diteruskan dan diterima pihak TNGR pada Jumat (19/8) pukul 07.18 WITA.

Korban tercatat melakukan pendakian melalui pintu masuk Sembalun pada tanggal 18 Agustus 2022. Ia diketahui melakukan pendakian bersama dua pendaki lain yang didampingi oleh TO dan juga guide atas nama Bullah. Setelah kecelakaan terjadi, dua pendaki lainnya kemudian dibawa turun oleh sang guide.

Hal ini juga dikonfirmasi oleh keterangan dari istri Bullah. Ia mengungkapkan bahwa sang suami sempat memberi kabar mengenai tamu yang dibawanya ke Gunung Rinjani.

"Suami saya (Habibullah) bawa tamu tiga kan ke Rinjani. Kemarin Kamis (18/8/2022) berangkat dari Sembalun. Saya tahu cuma yang dari Israel yang jatuh itu saja," kata istri Bullah Dian (36), seperti dikutip dari detikBali.

Korban dilaporkan mengalami kecelakaan dan terjatuh di area lereng bagian barat laut atau berada di arah Danau Segara Anak. Korban jatuh dengan jarak sekitar 150 meter.

Dalam rilis TNGR disebutkan bahwa korban diperkirakan meninggal dunia. Mengenai proses terjadinya kecelakaan, menurut keterangan dari TO dan guide, sebelum mengalami kecelakaan korban sedang mengambil foto selfie di tepi jurang puncak Rinjani.

Menanggapi kejadian ini, pihak TNGR akan menurunkan tim pencarian dan evakuasi gabungan. Tim terdiri atas Tim Satgas Penanganan Pencarian, Pertolongan dan Evakuasi (P2E) TNGR, Tim SAR Lombok Timur dan Mataram, Tim Edelweis Medical Health Center (EMHC), serta tim Inafis Polres Lombok Timur. Kemudian pihak TNGR juga menetapkan Posko Evakuasi sementara di kantor Resort TNGR Sembalun.



Simak Video "Seru-seruan Bermain Bola di Pulau Kecil yang Indah, Kalimantan Timur"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/ysn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA