Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 28 Agu 2022 16:40 WIB

TRAVEL NEWS

Tarian di Bali Ini Dipercaya Bisa Antarkan Roh ke Surga

Tari Baris Memedi di Desa Jatiluwih, Tabanan, dipercaya dapat mengantarkan roh yang hendak diupacarai saat ngaben menuju surga.
Foto: Tari Baris Memedi (Chairul Amri Simabur/detikBali)
Tabanan -

Tari Baris Memedi di Bali dipercaya memiliki 'kekuatan' tersendiri. Warga Bali percaya, tarian ini bisa mengantarkan roh ke surga. Seperti apa kisahnya?

Tari Baris Memedi biasa dipentaskan warga Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali. Tarian ini cukup unik. Tak seperti Tari Baris Tunggal yang terkesan gagah dan berwibawa.

Atribut yang digunakan para penari Baris Memedi hanyalah dedaunan kering. Bahkan, aura yang terpancar cenderung menakutkan dan magis.

Dosen Ayurweda dan Agama Hindu STIKES Advaita, I Nyoman Arjana mengatakan Tari Baris Memedi dipercaya dapat mengantarkan roh yang hendak diupacarai saat ngaben menuju surga.

"Ini (Tari Baris Memedi) termasuk tari wali dan khusus dipentaskan saat upacara ngaben. Di luar itu tidak bisa," kata Arjana, Sabtu (27/8/2022).

Tari Baris Memedi di Desa Jatiluwih, Tabanan, dipercaya dapat mengantarkan roh yang hendak diupacarai saat ngaben menuju surga.Tari Baris Memedi Foto: Chairul Amri Simabur/detikBali

"Memedi itu adalah roh orang-orang yang ulah pati atau meninggal dengan cara tidak wajar. Mereka juga ingin menetralkan diri supaya bisa secepatnya lahir menjadi manusia atau ikut ke surga," sambungnya.

Kalaupun tidak bisa mencapai surga, kata dia, mereka bisa punarbawa atau lahir kembali sebagai manusia yang baik. Ini terkait dengan konsep reinkarnasi.

"Berbeda dengan tari baris lain dari segi atribut. Semua memiliki niasa atau simbol," imbuhnya lagi.

Dari segi atribut atau pakaian yang dikenakan tari Baris Memedi, sambungnya, sebagian besar menggunakan daun pisang kayu kering atau yang disebut keraras.

"Pisang kayu sebagai simbol kayun atau keikhlasan dalam menjalankan upacara menandakan roh-roh orang yang memiliki pemahaman pengalaman hidup yang lama," sambungnya.

Atribut lainnya berupa batang lengkuas yang disebut ketugtug. Batang lengkuas itu sebagai simbol lingga. Sementara memedi yang perempuan disimbolkan dengan atribut kelapa atau pepaya menyerupai kelamin wanita. Atribut tersebut menjadi simbol acala.

"Pertemuan lingga dan acala ini diharapkan menjadi awal kelahiran hidup yang baik," lanjutnya.

Prosesi Pementasan Tari Baris Memedi

Penari Tari Baris Memedi terdiri dari sembilan orang. Jumlah ini juga simbol arah sembilan penjuru mata angin. Sebelum pentas, para penari Baris Memedi mengikuti ritual mesiram di Beji, pemuspan, pedeng cucu.

Kemudian berlanjut dengan mamungkah di kuburan desa adat. Saat memungkah inilah, warga yang akan terpanggil secara niskala untuk menari akan datang ke kuburan.

"Ada yang turun-temurun menjadi penarinya. Tetapi ada juga yang tidak," katanya.

Ia mencontohkan, awalnya orang itu tidak ingin menjadi penari Baris Memedi. Tetapi saat mamungkah, orang itu bisa tergerak untuk ikut menari Baris Memedi.

"Baru setelah itu pentas dari kuburan hingga depan rumah yang punya upacara ngaben," pungkasnya.

Selain di Desa Jatiluwih, Tari Baris Memedi ada juga di desa lainnya seperti di Banjar Puluk-puluk, Desa Tengkudak, dan Desa Pohgending.

"Kalau di Pohgending dinamakan tari Baris Ketujeng," jelas Arjana yang juga merupakan warga Desa Tengkudak.


----

Artikel ini telah naik di detikBali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Mengenal Tari Baris Memedi yang Dipercaya Antarkan Roh ke Surga"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA