Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 01 Sep 2022 22:41 WIB

TRAVEL NEWS

Turis Tewas di Portugal Usai Melahirkan, Menkes Portugal Mundur

Femi Diah
detikTravel
Menkes Portugal Marta Temido mengundurkan diri
Menkes Portugal Marta Temido mengundurkan diri setelah ada turis meninggal dunia. (AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
Lisbon -

Menteri Kesehatan Portugal Marta Temido mundur dari jabatannya beberapa jam setelah muncul laporan seorang turis melahirkan meninggal dunia. Turis itu ditolak masuk bangsal bersalin di rumah sakit karena penuh.

Dikutip dari BBC, Kamis (1/9/2022), keputusan itu diumumkan oleh Perdana Menteri Portugal Antonio Costa. Dia mengatakan kematian turis perempuan dari India itu menjadi puncak penanganan buruk terhadap masalah di rumah sakit, khususnya di bangsal bersalin, di Portugal.

Turis dari India itu meninggal dunia tepat setelah melahirkan. Usai melahirkan dia membutuhkan penanganan medis ekstra karena mengalami masalah. Dia pun dipindahkan dari Rumah Sakit Santa Maria di Lisbon yang ironisnya merupakan rumah sakit terbesar di ibu kota Portugal.

Si ibu mengalami masalah dalam proses melahirkan. Tetapi, saat itu unit neonatologi di rumah sakit itu penuh. Dia pun dipindahkan ke rumah sakit lan. Tetapi, di perjalanan, turis itu mengalami henti jantung.

Kendati sang ibu meninggal dunia, bayi perempuan yang dilahirkan dalam keadaan sehat setelah operasi caesar darurat. Investigasi atas kematian wanita itu pun dilakukan.

Kematian ibu melahirkan karena bangsal bersalin penuh bukan kasus pertama pada musim panas di Portugal. Salah satu kematian tragis ibu melahirkan terjadi bahkan dengan ibu dan anak terpisah rumah sakit. Si ibu terlambat mendapatkan penanganan.

Pemerintah Portugal sempat mewacanakan untuk merekrut tenaga kesehatan dari luar negeri dengan krisis yang bermula dari penutupan beberapa unit bangsal bersalin di rumah sakit.



Simak Video "Tempat Tepat untuk Menikmati Olahan Aneka Ceker, Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT