Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 14 Sep 2022 12:50 WIB

TRAVEL NEWS

Bule Kencingi Gunung Bromo yang Sakral!

Turis nakal kencingi Gunung Bromo
Turis nakal kencingi kawah Gunung Bromo (Foto: hometown.earth/Instagram)
Jakarta -

Aksi tak terpuji kembali dipertontonkan seorang bule dengan akun Instagram @hometown.earth. Ia terang-terangan mengencingi Gunung Bromo yang sakral.

Bagi masyarakat Tengger, Gunung Bromo bukanlah gunung sembarangan. Gunung ini disakralkan karena erat kaitannya dengan nenek moyang mereka, Joko Seger dan Roro Anteng.

Untuk itu, masyarakat yang berwisata ke Bromo diimbau tidak melakukan hal-hal buruk. Masyarakat Tengger menyebut, lautan pasir dan kawah Gunung Bromo merupakan tempat keramat atau disakralkan.

Tokoh adat suku Tengger Probolinggo, Supoyo sempat berpesan pengunjung yang datang dan naik ke atas kawah Bromo, harus memperhatikan larangan yang ditetapkan oleh warga Tengger Bromo.

Traveler tegas dilarang kencing menghadap Gunung Bromo, melempar batu ke kawah Bromo, mengambil barang yang ada di sekitar Bromo untuk dibawa pulang.

[Gambas:Instagram]

"Karena Gunung Bromo sakral, hindari kencing menghadap Bromo, dilarang mengambil barang di sekitar gunung untuk dibawa pulang, ditakutkan disuruh kembalikan sama leluhurnya yang menjaga Bromo. Kasihan nanti jauh-jauh datang lagi hanya untuk mengembalikan barang. Kalau hanya lihat tidak apa-apa terus kembalikan, dan jangan lempar batu ke kawah Bromo dan jaga ucapan dan hati dari kejelekan, Gunung Bromo sakral," tambah Supoyo.

Karena ulahnya itu, @hometown.earth diminta tak kembali ke Indonesia. Salah satu yang bersuara lantang adalah Niluh Djelantik yang dimuat dalam unggahan Instagram terbarunya.

Niluh juga menyebut bahwa Gunung Bromo adalah kawasan suci. Karena, Suku Tengger yang beragama Hindu selalu mengadakan upacara di sana secara berkala.

"Mengencingi Gunung Suci Bromo, @hometown.earth You are a fuck*in disgrace to our country. Do your homework and learn about the rules of the place you are visiting before creating provocative content showing terrible example to other tourist," kata Niluh dikutip Rabu (14/9/2022).

"Bromo is a holy mountain has been guarded by Tengger Tribe for generations. You are welcome to enjoy the scenery, but you need to use your brain. This is not your home. Behave well as a guest and you will be treated nicely," imbuh dia.

"You don't need to comeback. Ever. NILUH DJELANTIK," tegas dia.



Simak Video "Longsor Tutup Jalur Bromo, Wisatawan 2 Jam Terjebak Macet"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA