Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 16 Sep 2022 20:40 WIB

TRAVEL NEWS

Airbnb Luncurkan Teknologi Anti-Pesta

Airbnb
Ilustrasi properti sewaan (Foto: Airbnb)
Jakarta -

Airbnb melarang adanya pesta di properti mereka. Kini, mereka meluncurkan teknologi yang diklaim mampu menangkal kegiatan itu.

Melansir CNN, Selasa (13/9/2022), beberapa minggu setelah Airbnb mengatakan akan secara permanen melarang pesta di properti yang disewa melalui platformnya, perusahaan tersebut menyebarkan apa yang disebut teknologi anti-pesta.

Namun, teknologi itu baru diterapkan di Amerika Serikat dan Kanada untuk membantu menegakkan tindakan tersebut.

Sistem baru menganalisis berbagai faktor, menurut pengumuman perusahaan, termasuk ulasan sebelumnya, berapa lama pengguna telah berada di platform, lama tinggal dan apakah sewa dilakukan pada akhir pekan atau hari kerja.

Tujuannya, kata Airbnb, adalah untuk membantu mengidentifikasi reservasi yang berpotensi berisiko tinggi dan mencegah pengguna tersebut menyelesaikan pemesanan.

Mereka yang tidak dapat memesan rumah karena teknologi anti-pesta akan memiliki opsi untuk memesan kamar hotel atau kamar pribadi (daripada seluruh properti di mana tuan rumah tidak ada di sana) melalui platform.

Airbnb membuat larangan pada semua jenis pesta dan acara permanen pada bulan Juni, sekitar dua tahun setelah mengumumkan larangan sementara.

Awalnya, perusahaan mengatakan larangan itu untuk mengurangi penyebaran Covid-19 melalui upaya jarak sosial, serta tanggapan terhadap penutupan klub yang mendorong banyak pengguna Airbnb untuk berpesta di rumah kontrakan.

Namun akhirnya, kata perusahaan itu, langkah tersebut berkembang menjadi kebijakan komunitas yang mendasar.

Selama bertahun-tahun, Airbnb harus menghadapi berita tentang insiden kekerasan yang terjadi selama pesta di properti sewaan. Pada bulan April, misalnya, dua remaja tewas dan beberapa orang terluka dalam pesta yang diadakan di properti sewaan Airbnb di Pittsburgh.

Airbnb mengatakan ada penurunan 44% dari tahun ke tahun tingkat laporan pesta pada bulan Juni, yang dikaitkan dengan perubahan kebijakan.

Airbnb telah menguji teknologi serupa untuk mengatasi masalah di Australia sejak 2021, dengan penurunan 35% pada pihak yang tidak berwenang setelah peluncuran. Airbnb mengatakan uji coba di Australia sangat efektif sehingga sekarang menjadi permanen di negara itu dan perusahaan mengharapkan kesuksesan serupa di Amerika Utara.

Setelah mengumumkan larangan pesta sementara pada tahun 2020, Airbnb menerapkan sistem serupa yang berfokus pada pengguna di bawah usia 25 tahun yang memesan persewaan secara lokal dan tidak memiliki ulasan positif.



Simak Video "Airbnb Bakal Tampung Sementara 20 Ribu Pengungsi Afghanistan"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA