Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 25 Sep 2022 10:41 WIB

TRAVEL NEWS

Orang Jepang Suka Banget Kucing, Kenapa Sih?

bonauli
detikTravel
tabby kitten sniffling at african violet flower
Ilustrasi kucing (iStock)
Jakarta -

Jepang dan kucing sudah seperti dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Kucing dianggap sebagai hewan pembawa keberuntungan.

Kucing memainkan peran penting dalam budaya Jepang. Kalau ditelurusi kembali sudah lebih dari 9.500 tahun kucing berada di Jepang.

Dilansir dari KCP Internsional, Jepang bahkan punya banyak kuil yang dipersembahkan untuk kucing. Sebut saja Nambujinja yang terletak di Nagaoka, Prefektur Niigata. Penduduk setempat yakin bahwa kucing akan selalu menjauhkan rumah mereka dari hewan pengerat berbahaya.

Kemudian ada Konoshimajinja di Kota Kyotango, Kyoto. Di sana sebuah patung kucing dengan cakarnya melindungi kepala anak kucingnya menyapa orang-orang yang memasuki kota.

Kyoto awalnya adalah pusat budaya dan aristokrasi tinggi. Kota ini adalah rumah bagi produsen sutra. Keberadaan kucing di rumah akan membuat tikus menjauh. Sehingga mereka bisa menghasilkan sutra terbaik.

Kemudian ada Nekojinja yang secara harfiah berarti Kuil Kucing. Nelayan dari pulau Tashirojima di Prefektur Miyagi dikatakan dapat memprediksi seberapa besar tangkapan yang akan mereka dapatkan dari mengamati perilaku banyak kucing di pulau itu.

Maneki-neko, sebuah boneka kucing dengan tangan melambai juga sangat populer di Jepang. Ini berkaitan dengan sebuah legenda yang dipercaya oleh orang Jepang.

Dulu seorang tuan tanah di Jepang terjebak badai dan berlindung di bawah pohon. Tiba-tiba saja, di depannya ada seekor kucing yang melambai-lambaikan cakarnya ke arah si tuan tanah. Tuan tanah itu pun penasaran dan mencoba mendekat ke arah kucing.

Saat itu sebuah sambaran petir menyambar tepat di tempat tuan tanah berdiri sebelumnya. Sejak saat itu, tuan tanah percaya bahwa tangan kucing yang memberi isyarat itu adalah simbol keberuntungan.

Jadi jangan heran, mengapa di setiap rumah dan pertokoan ada banyak Maneki-neko. Lambaian tangan kucing ini dipercaya membawa masuk keberuntungan ke dalam rumah atau tempat usaha.

Faktor lain yang membuat kucing populer di Jepang adalah ruang yang sempit. Orang yang memelihara kucing tak perlu khawatir soal tempat bermain kucing, karena kucing termasuk hewan yang malas bergerak, tak seperti anjing yang aktif.

Kepribadian orang Jepang juga dinilai cocok dengan kucing. Orang Jepang dikatakan memiliki kepribadian tsundere. Tsunstun dari kata angkuh dan derede dari kata manis dan penuh kasih sayang.

Secara psikologis, orang Jepang bisa memainkan peran angkuh dan sikap yang manis, seperti kucing. Sehingga kucing sangat cocok jadi peliharaan orang Jepang.



Simak Video "Potret Suporter Jepang saat Bersih-bersih Stadion Piala Dunia 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA