Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 26 Sep 2022 13:43 WIB

TRAVEL NEWS

Belanja Turis Asing di RI Naik Jadi Rp 18 Juta per Orang

Putu Intan
detikTravel
Ilustrasi turis asing di Bali
Foto: Kemenparekraf
Jakarta -

Kabar baik untuk pariwisata Indonesia. Belanja turis asing rupanya meningkat menjadi Rp 18 juta per orang.

Organisasi pariwisata dunia (UNWTO) mengapresiasi upaya yang dijalankan pemerintah Indonesia dalam penanganan pandemi dan juga mendorong kebangkitan pariwisata sehingga memberikan dampak yang besar terhadap kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja dalam semangat pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno usai melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili, Minggu (25/9/2022) malam, di Grand Hyatt Hotel, Nusa Dua, Bali.

Pertemuan ini berlangsung jelang pertemuan tingkat menteri pariwisata (Tourism Ministerial Meeting) negara anggota G20 pada Senin (26/9/2022) yang akan menyempurnakan sekaligus mengesahkan G20 Bali Guidelines yang di dalamnya ada serangkaian tindakan spesifik yang direkomendasikan untuk memajukan tujuan implementasi lima lines of actions. Juga seruan khusus untuk tindakan yang dapat dilaksanakan secara individual, secara sukarela baik oleh sekelompok negara atau organisasi internasional dengan kelompok negara.

"(UNWTO menilai) Kita berhasil menangani pandemi dan juga mendorong kebangkitan pariwisata. Di mana kita berharap (target kunjungan) 1,8 sampai 3,6 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini," kata Sandiaga.

Saat ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia stabil di angka 10 ribu hingga 15 ribu wisatawan per hari. Dalam kunjungan ini, lama kunjungan (length of stay) serta kualitas belanja (average spending per arrival) wisatawan mancanegara juga sudah meningkat. Hal ini menunjukkan target pariwisata Indonesia menuju pariwisata yang berkualitas berjalan dengan baik.

"Jadi kebangkitan bukan hanya melihat angka-angka tetapi juga kualitasnya. Yang kita sudah catat, sebelumnya (jumlah lama tinggal/length of stay) di bawah 3 hari namun sekarang sudah menuju 3 sampai 4 hari. Belanja yang biasa ditargetkan 1.000 dolar AS sekarang sudah mengarah naik 20 persen sampai 1.200 dolar AS," katanya.

Sandiaga mengungkapkan, Indonesia juga dinilai berhasil dalam meningkatkan daya saing pariwisata di level dunia. Berdasarkan laporan Travel Tourism and Development Index (TTDI) yang dikeluarkan World Economic Forum (WEF) Indonesia naik 12 peringkat ke posisi 32 dunia. Indonesia berhasil mengungguli negara-negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Ke depan, Indonesia dianggap bisa membawa kepemimpinan dari segi wisata berbasis kebugaran dan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan ini juga mendapatkan tempat yang khusus dalam kebangkitan ini.

"Misi kita jelas untuk kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis ekonomi yang berkeadilan, berbasis masyarakat, sehingga membawa pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Tadi UNWTO juga menggarisbawahi untuk kemungkinan forum investasi besar pariwisata dunia juga akan dibawa ke Indonesia tahun depan, juga wellness tourism," ujarnya.

Serta tidak ketinggalan adalah upaya maksimal Indonesia dalam mengembangkan desa wisata sebagai turunan dari pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

"Ini juga yang tadi disampaikan dalam pertemuan dengan Sekjen UNWTO. Keberhasilan Indonesia menjuarai desa wisata ini menginspirasi banyak negara untuk mengembangkan potensi-potensi rural tourism atau desa wisata di masing-masing destinasi," kata dia.

"Wisatawan mancanegara di Indonesia sudah berhasil kita tingkatkan dan kualitas belanja mereka sudah meningkat. Sehingga devisa yang dihasilkan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai penyumbang nomor 2 dari pendapatan negara ini kita harapkan momentum ini akan terus kita bisa kawal kebangkitannya," ujar dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Ekraf Indonesia Diproyeksikan Bisa Salip Korsel 5 Tahun Mendatang"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Live Breaking News
×
Fit & Proper Test Calon Panglima
Fit & Proper Test Calon Panglima Selengkapnya