Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Kamis, 29 Sep 2022 05:02 WIB

TRAVEL NEWS

Kronologi Ancaman Bom di Singapore Airlines Hingga Dikawal Jet Tempur

Femi Diah
detikTravel
Pesawat Singapore Airlines
Foto: (dok. Singapore Airlines)
Jakarta -

Ada ancaman bom di dalam Singapore Airlines kemarin. Pemerintah Singapura mengerahkan jet tempur dan menangkap satu penumpang.

Dilansir Channel News Asia, Kamis (29/9/2022), ancaman bom di dalam Singapore Airlines dilaporkan terjadi pada Rabu (28/9) sekitar pukul 02.04 dini hari waktu setempat. Ancaman bom terjadi di dalam pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ33 yang mengudara dari San Francisco menuju Singapura.

Ancaman tersebut disampaikan oleh salah satu penumpang yang bikin ulah sebelumnya. Dia menyerang awak kabin di tengah penerbangan. Setelah ancaman bom dilontarkan di tengah penerbangan itu, sejumlah jet tempur Singapura dikerahkan untuk mengawal pesawat tersebut.

Pesawat itu mendarat dengan pengawalan sejumlah jet tempur Angkatan Udara Republik Singapura. Laporan media Singapura lainnya, Straits Times, yang mengutip juru bicara maskapai Singapore Airlines, menyebut pesawat itu bergerak ke area tertentu untuk menjalani pemeriksaan keamanan setelah mendarat.

"Tim dari Kelompok Pertahanan Kimia, Biologi, Radiologi dan Bahan Peledak pada Angkatan Darat Singapura dan Divisi Kepolisian Bandara berada di lokasi untuk memverifikasi klaim tersebut. Ancaman itu kemudian diverifikasi sebagai palsu, dan orang yang mencurigakan telah ditangkap," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Singapura via Facebook.

Si penumpang, yang berjenis kelamin pria namun tidak disebut identitasnya, telah diamankan oleh awak kabin. Dia kemudian diserahkan ke polisi dan telah ditahan di Singapura setelah pesawat mendarat.

Pria yang ditahan polisi itu merupakan warga negara asing. Namun, asal kewarganegaraannya tidak disebutkan lebih lanjut.



Simak Video "Penumpang Pesawat Domestik Enggak Perlu Tes Antigen-PCR, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA