Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 03 Okt 2022 12:40 WIB

TRAVEL NEWS

Ini Alasan Kenapa Masker Oksigen Harus Dipakai Untuk Diri Sendiri Dulu

bonauli
detikTravel
Masker oksigen di pesawat
Masker oksigen di pesawat (Getty Images/iStockphoto/gchutka)
Jakarta -

Saat traveling menggunakan pesawat, penumpang akan diminta untuk memperhatikan arahan pramugari. Salah satunya memakai masker oksigen saat dibutuhkan.

Penggunaan masker oksigen haruslah dilakukan untuk diri sendiri terlebih dahulu. Barulah setelah itu, penumpang boleh membantu penumpang lain untuk memakaikan masker oksigen.

Hal ini juga berlaku untuk orang tua yang membawa anak-anak. Mereka harus lebih dulu memakai masker oksigen, barulah memakaikannya untuk anak-anak.

Dikutip dari Australia News, rupanya ada alasan mengapa kebijakan ini dilakukan.

"Sejujurnya, maskapai ingin orang tua menggunakan masker oksigen terlebih dahulu, karena tidak ingin pesawat penuh dengan orang tua yang pingsan dan balita tanpa pengawasan," ujar pakar perjalanan Angus Kidman.

Saat masker oksigen muncul dari atas kabin, artinya tekanan udara di dalam pesawat memburuk. Penumpang yang tidak memakai masker oksigen dipastikan pingsan karena kekurangan oksigen.

"Dengan meminta orang tua untuk mengenakan masker mereka terlebih dahulu, maskapai memastikan bahwa mereka dapat membantu memasangkan masker untuk anak-anak mereka" lanjutnya.

Menurut Kidman, penggunaan masker oksigen bisa menjadi pengalaman yang membingungkan dan membuat anak-anak stress. Meskipun penggunaan masker oksigen jarang terjadi.

"Pada ketinggian yang lebih tinggi, mungkin hanya ada 60 detik antara saat masker jatuh dan ketika kapasitas mental Anda berkurang karena kekurangan oksigen dan menjadi tantangan untuk membantu orang lain," katanya.

Inilah sebabnya mengapa dalam keadaan darurat penting untuk memasang masker oksigen Anda terlebih dahulu, karena dengan membantu orang lain terlebih dahulu, atau mengabaikan masker sama sekali, seseorang akan mulai kehilangan kemampuannya untuk mengenali wajah dan bentuk, dan akhirnya lulus keluar.

Oleh karena itu, demo keselamatan penerbangan yang telah ditanamkan ke dalam benak setiap penumpang berulang kali - untuk segera merawat masker mereka sendiri.

Hal ini dibuktikan oleh seorang insinyur AS Destin Sandlin. Dirinya memasuki ruangan khusus pelatihan pilot bersama seorang astronot.

Di sana Destin melakukan demostrasi untuk tidak mengenakan masker oksigen di ketinggian 25.000 kaki. Padahal biasanya sebagian pesawat terbang di pada ketinggian 35.000 kaki.

Hanya beberapa menit saja, Destin mulai kehilangan fungsi otak dan tidak dapat mengidentifikasi bentuk benda di depannya. Ini disebut hipoksia, di mana oksigen tidak tersedia dalam jumlah yang cukup di tingkat jaringan untuk mempertahankan homeostasis yang memadai.

Mulai tidak bisa bicara, Destin kesulitan mengenakan masker oksigen. Setelah dibantu, barulah Destin kembali sadar.

"Inilah sebabnya di pesawat mereka meminta Anda untuk mengenakan masker oksigen sebelum Anda membantu anak-anak yang lebih kecil. Karena dengan begitu Anda bisa memiliki kesadaran mental untuk bisa menyelamatkan diri sendiri dan menyelamatkan orang lain," ujar Destin.



Simak Video "Lion Air Group Akui WNI Mabuk di Turkish Airlines Karyawannya!"
[Gambas:Video 20detik]
(bnl/bnl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA