Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 12 Okt 2022 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Harga Airbnb di Liverpool Meroket, Pesanan Lama Dibatalkan Semena-mena

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Kota Liverpool
Kota Liverpool. Foto: (Getty Images/benedek)
Liverpool -

Fans Eurovision mengamuk setelah pesanan Airbnbnya dibatalkan pemilik karena ingin menaikkan harga sewa mereka. Harga Airbnb di kawasan itu kini naik drastis.

Dilansir dari Mirror UK, Liverpool resmi diumumkan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi menyanyi Eurovision untuk tahun 2023. Fans setia kompetisi tersebut telah memesan Airbnb di Liverpool sejak jauh-jauh hari sebelum pengumuman tersebut keluar.

Namun, mereka harus menelan kekecewaan bahkan sampai amarah. Lantaran, pesanan mereka dibatalkan oleh para pemilik Airbnb. Alasannya karena pemilik Airbnb ingin ikut menaikkan harga sewa mereka mengingat standar harga yang kini naik drastis.

Sejak pengumuman ini, tak hanya satu atau dua orang yang mengalami pembatalan. Salah satu yang menjadi korban adalah penggemar musik pop Continental dari Jerman. Ia sudah memesan tiket pesawat dari Jerman ke Inggris. Ia merasa 'dirampok' setelah penginapan seharga 52 Poundsterling yang telah dibookingnya dibatalkan begitu saja.

Kemudian ada pula fans berat Eurovision yang sudah memesan akomodasi dengan 16 kamar tidur seharga 3.200 Poundsterling yang menjadi korban. Setelah pembatalan ini, harga akomodasi tersebut tiba-tiba naik tiga kali lipat menjadi 9.600 Poundsterling.

Salah seorang penggemar, Peter Holland juga membooking akomodasi serupa. Saat pengumuman tuan rumah keluar pada hari Jumat, ia langsung memesan sebuah apartemen besar dengan 16 tempat tidur untuk dua malam. Untuk mengamankan pesanannya, ia pun langsung membayar 50 persen dari biaya deposit sebesar 1.608 Poundsterling.

Sayangnya, ia pun menjadi korban pembatalan dari Airbnb. Saat mengecek kembali akomodasinya, ia melihat bahwa apartemen tersebut masih tersedia dengan harga berbeda.

"Keesokan paginya kami menerima email dari pemilik Airbnb yang mengatakan bahwa mereka telah membatalkan pesanan tanpa alasan, dan deposit yang telah dibayarkan akan dikembalikan," ujar Peter.

"Properti itu kemudian terdaftar kembali di Airbnb dengan harga menggiurkan 4.883 Poundsterling per malam, menjadikannya seharga 9.765 Poundsterling untuk dua malam dan 610 Pound per orang," lanjutnya.

Saat menghubungi pihak Airbnb, Peter menceritakan bahwa Airbnb tidak bisa melakukan apapun atas pembatalan tersebut. Kemudian meski telah mengirimkan konfirmasi, namun pemilik Airbnb tidak menghargai pemesanan yang telah dilakukannya.

"Tak adil rasanya bahwa tuan rumah (pemilik Airbnb) melakukan kebohongan untuk membatalkan pesanan dibandingkan dengan mengatakan yang sejujurnya mengenai situasi mereka," kata Peter.

Tiga fans tersebut hanyalah tiga dari sekian banyak fans yang harus menelan kekecewaan. Padahal bagi para penggemar berat Eurovision, ini merupakan momen spesial. Setelah 25 tahun lamanya, Eurovision akhirnya kembali diadakan di Inggris.

Simak juga video 'Liverpool Bobrok dan Dihantam Badai Cedera, Klopp Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]



(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA