Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 17 Okt 2022 23:02 WIB

TRAVEL NEWS

Sungai Terpanjang Dunia Mengering, Kapal Abad ke-19 Menyembul ke Permukaan

Kapal abad ke-19 di Sungai Mississippi
Kapal abad ke-19 di Sungai Mississippi (Foto: CNN)
Jakarta -

Salah satu sungai terpanjang di dunia, Sungai Mississippi, mengering. Keadaannya itu membuat kapal abad-ke-19 menyembul ke permukaan.

Melansir CNN, Senin (17/10/2022), seorang penduduk Baton Rouge, Louisiana, yang berburu artefak di Sungai Mississippi kagum menemukan bangkai kapal abad ke-19. Kekeringan parah di Midwest telah menyusutkan sungai ke rekor terendah.

Lebih dari 40 pengukur sungai di lembah sungai melaporkan tingkat air yang sangat rendah. Warga Baton Rouge, Patrick Ford, mengatakan bahwa dia telah mengamati air sungai yang surut selama berminggu-minggu, tapi penemuan kapal itu tidak terduga.

"Minggu lalu saya di sini melihat dan menyadari semua air menghilang. Lalu muncullah badan kapal di sana. Saya segera mengirim SMS ke teman-teman dan berkata, 'Holy moly, saya pikir saya menemukan sebuah kapal, kapal yang tenggelam!'" kata dia.

Ford kemudian menghubungi para ahli dan berita tentang penemuannya sampai ke arkeolog negara bagian Mississippi, Chip McGimsey. Kata dia, sisa-sisa kapal telah diketahui sebelumnya.

Sungai Mississippi mengeringSungai Mississippi mengering (Foto: CNN)

Bangkai kapal itu diyakini milik Brookhill, sebuah kapal dagang yang dibangun pada tahun 1886 di Indiana. Brookhill memiliki kembaran, Istrouma, yakni kapal feri yang beroperasi di siang hari sementara Brookhill melakukan perjalanan malam.

"Pada 29 September 1915, terjadi badai besar, kedua kapal tenggelam karena balok kayu menabrak Brookhill," kata McGimsey. Kapal karam itu berjarak 30 meter dari tempat berlabuh.

McGimsey mengatakan sebuah perusahaan arkeologi telah melakukan beberapa penelitian tentang bangkai kapal itu ketika terungkap 30 tahun yang lalu.

"Pada tahun 1992, mereka melakukan beberapa penyelidikan terbatas dan dapat melihat potongan-potongan yang sangat kecil. Peneliti mencoba mendapatkan informasi tentang bagaimana itu dibangun dan umurnya," katanya.

"Saat itu, belum terlalu terekspos seperti sekarang. Sebagian besar masih terkubur dalam lumpur dan mereka harus melakukan banyak penggalian bahkan untuk melihat potongan-potongan kecilnya," imbuh dia.

Arkeolog mengatakan bahwa 90% dari lambung kapal yang tersisa sekarang sudah terbuka. Kapal itu akan dipelajari untuk rendering dan mempelajari bagaimana pembangunannya.

"Tidak ada dokumen jelas tentang pembuatan kapal, terutama kapal kayu. Hanya ada sedikit yang tersisa dan ini adalah contoh langka dari sekitar tahun 1900," katanya.

Lebih dari 55% wilayah yang berdekatan mengalami kekeringan, terbesar sejak April. Ada lebih dari 133 juta orang tinggal di daerah yang dilanda kekeringan itu, populasi terbesar yang terkena dampak sejak 2016.

Kekeringan parah meliputi lebih dari 70% Arkansas dan hampir 40% Missouri, naik dari hanya 5% sebulan yang lalu. Curah hujan di beberapa lokasi mencapai rekor terendah selama beberapa minggu terakhir, termasuk Memphis, Fayetteville, Arkansas, dan Springfield, Missouri.



Simak Video "Karena Cucu, Luhut Janji Tak Bikin Kebijakan Merugikan Generasi Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA