Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 21 Okt 2022 20:37 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Ada Begal di Gunung Merbabu, Pengelola Beri Tips Amannya

Jarmaji
detikTravel
Jalur Pendakian Gunung Merababi via Selo Boyolali
Gunung Merbabu (Foto: Jarmaji/detikJateng)
Jakarta -

Gunung Merbabu sempat geger adanya begal gunung. Saat itu ada pendaki yang memviralkannya.

Video bernarasi adanya begal pendaki di Gunung Merbabu sempat viral di media sosial. Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) membagikan sedikit tips aman melakukan pendakian.

Kasubag TU BTNGMb, Johan Setiawan, mengatakan pihaknya sudah memilik SOP bagi pendaki yang hendak naik ke Gunung Merbabu. Antara lain saat naik pendaki harus rombongan minimal tiga orang.

"Mengapa tiga orang, untuk menghindari. Kalau sendirian itu risiko lebih besar," kata Johan, Senin (17/10/2022).

Kemudian saat mendaki juga harus menggunakan jalur resmi. Jangan membuat jalur pintas. Pasalnya, pihaknya menduga pelaku terduga begal di Merbabu naik turunnya juga tidak melalui jalur resmi, tetapi bisa tembus ke jalur resmi.

Tips aman lainnya yaitu tidak meninggalkan barang-barang bawaannya saat ditinggal naik ke puncak. Bisa dengan salah satu teman pendaki tetap tinggal di tenda untuk menjaga tenda dan barang-barangnya.

@whitelab.shop mohon hati - hati ya🙏#pendaki #pendakiindonesia #begal ♬ suara asli - whitelab.shop

Johan mengungkap kebiasaan pendaki yang memang cukup berisiko, yaitu meninggalkan barang-barangnya di tenda dan ditinggal naik ke puncak.

"Biasanya para pendaki itu meninggalkan tenda berisi barang-barang, dia naik ke puncak. Di tenda itu barang-barangnya ditinggal. Sebaiknya harus ada yang menunggu," imbau dia.

Pihaknya juga mengimbau untuk pendaki yang mampu sebaiknya menggunakan jasa porter. Karena porter akan menjaga barang-barang pendaki ketika ditinggal naik sampai puncak.

"Kita memang mengharapkan memberdayakan masyarakat, menggunakan (jasa) porter kan salah fungsinya di sini, keamanannya. Dia bisa naik dengan enteng ke puncak, nggak perlu membawa barangnya, bisa meninggalkan di pos terdekat. Turun pun nanti makanan sudah siap. Kalau ada porter kan demikian. Barang juga aman. Jalurnya juga paham," jelas Johan.

Artikel ini sudah tayang di detikJateng



Simak Video "Viral Tumpukan Sampah di Merbabu, Sampah Para Pendaki Gunung Diperiksa"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA