Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 06 Nov 2022 12:05 WIB

TRAVEL NEWS

Arak Bali Bakal Jadi Welcome Drink Buat Wisatawan di Hotel?

Ilustrasi arak Bali
Foto: Ilustrasi arak Bali (Getty Images/iStockphoto/Neustockimages)
Denpasar -

Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar hotel-hotel di Bali menyajikan arak Bali sebagai welcome drink buat wisatawan.

Menyusul penetapan arak Bali sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia tahun 2022, Gubernur Koster mewacanakan akan menjadikan arak Bali jadi Welcome Drink di hotel-hotel.

"Mohon ini betul-betul dijadikan sebagai satu tatanan di hotel untuk bisa dijadikan cocktail welcome drink. Kalau belum coba (welcome drink) ini, maka, belum lengkap rasanya datang ke Bali," kata Koster dalam acara cocktail party bersama para general manager hotel di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Sabtu (5/11/2022) malam.

Koster menyampaikan keinginannya agar para pelaku pariwisata di Bali turut berkontribusi memajukan para perajin arak Bali agar ekonomi kerakyatan kian bergerak.

"Supaya apa yang menjadi anugerah alam Bali betul-betul bisa menjadi sumber kehidupan dan sumber kita memajukan pariwisata di Bali. Karena itulah saya mengundang para GM hotel karena saya yakin kalau hotel dan restoran semua pakai arak Bali maka ini menjadi suatu ekonomi yang kuat, ekonomi kerakyatan," imbuhnya.

Koster mengaku dirinya sudah melakukan berbagai upaya dalam melindungi dan membantu para petani arak Bali. Baik terkait produksi maupun promosi terkait arak Bali. Hal itu juga diatur melalui Peraturan Gubernur Bali No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan Destilasi Khas Balinyang diumumkan pada 5 Februari 2020.

Sementara itu, salah satu produsen arak Bali dengan brand Sajeng Patala, I Kadek Ari Putra (40) mengaku antusias dengan terpilihnya arak Bali sebagai WBTb Indonesia tahun 2022. Menurutnya, penetapan arak Bali sebagai WBTb dapat membuka peluang ekonomi bagi para petani arak.

"Arak Bali sendiri dulu sebelum ada Pergub disebut sebagai investasi negatif. Tapi, sekarang kami sudah berani untuk produksi banyak," kata Putra.


-----

Artikel ini telah naik di detikBali dan bisa dibaca selengkapnya di sini.



Simak Video "Yogyakarta Kini Punya 26 Warisan Budaya Tak Benda Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA