Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 08 Nov 2022 16:43 WIB

TRAVEL NEWS

Landak, Kukang, Musang Jadi Penghuni Baru Gunung CIremai

Balai TNGC Lepas Penghuni Baru Gunung Ciremai
Balai TNGC Lepas Penghuni Baru Gunung Ciremai ( Foto: Istimewa)
Kuningan -

Satwa penghuni Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) bertambah. Gunung tertinggi di Tanah Pasundan itu kedatangan tujuh 'warga baru'.

Kepala Balai TNGC Maman Surahman mengatakan penghuni baru yang dilepasliarkan pada Kamis (3/11/2022) kemarin itu, merupakan satwa kiriman dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DKI Jakarta.

"Tujuh satwa yang dilepasliarkan itu terdiri dari jenis landak Jawa (Hysterix javanica) sebanyak satu ekor, kukang Jawa (Nycticebus javanicus) sebanyak satu ekor, musang pandan (Paradoxurus hermaphroditus) sebanyak dua ekor dan kucing hutan (Felis bengalensis) sebanyak tiga ekor," kata Maman seperti dikutip Selasa (8/11/2022).

Pelepasliaran satwa-satwa itu dilakukan di kawasan TNGC lingkup Seksi Pengelolaan TN Wilayah II Majalengka yang berada pada ketinggian 1.450 mdpl. Kondisi ekologi alam jadi alasan pihak Balai TNGC memilih lokasi tersebut.

Lokasi tersebut merupakan tempat yang memiliki tutupan lahan berupa hutan alam campuran dengan jenis-jenis pohon khas hutan pegunungan yang dapat dijumpai. Oleh karena itu, kata dia, lokasi tersebut merupakan tempat yang ideal untuk habitat satwa liar.

"Di sana banyak jenis pepohonan, diantara masawa (Anisoptera sp.), saninten (Castanopsis argentea), pasang (Lithocarpus sp.), beunying (Ficus fistulosa), serta walen (Ficus ribes). Pada lokasi juga dijumpai pinus (Pinus merkusii), kaliandra merah (Calliandra calothyrsus), dan kaliandra putih (Calliandra tetragona)," ujarnya.

Hewan-hewan tersebut merupakan serahan dari masyarakat yang telah direhabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tegal Alur. Dengan demikian, Maman memastikan hewan tersebut dalam kondisi siap untuk dilepasliarkan.

"Hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh dokter hewan, satwa liar dalam kondisi yang sehat dengan kondisi fisik normal, tidak ada gejala penyakit dan sifat alami yang siap untuk dilepasliarkan," dia menjelaskan.

Dengan semakin banyaknya penghuni TNCG, Maman berharap hal tersebut bisa memberikan keseimbangan ekosistem alam di Gunung Ciremai sendiri.

"Kami berharap dengan bertambahnya penghuni baru akan memberikan keseimbangan ekosistem yang baik bagi komunitas yang ada di habitat TNGC, terutama bagi penyangga kehidupan manusia yang ada di sekitarnya," ujar dia.



Simak Video "Nenek 74 Tahun Mendaki Gunung Ciremai"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA